Kodok Halal?!?
Setelah di halalkannya kepiting pada tahun 2005 oleh MUI di Indonesia, banyak rumor yang beredar bahwa kodok juga halal…Karena mereka berada pada satu pasal yang sama, yaitu hewan yang hidup di dua alam….Jadinya gue juga berpikir bahwa kodok adalah halal…ya iyalah, masa kepiting?halal…kodok gak halal….Gak adil banget…kodok di anak tirikan begitu….kan yang jadi masalah cuma karena hidup di dua alam…toh?di quran juga gak pernah disebut2 soal kodok….dan akhirnya gue tau kalo ternyata di quran juga gak disebut2 tentang hewan dua alam…
Tapi, rumor yah rumor….Gue juga begonya gak pernah mencari tahu tentang kebenaran dari rumor itu sampai hari ini ada wanita yang bernama sila yang teriak2 di YM,?“Gue pengen makan kodok tapi kok mbah google bilang haram”…Nah loh, gue jadi penasaran dah tuh ama kasus ini…. Emang bener seh…sedari gue kecil juga, gue suka terlalu kelewat menelan ajaran di al-azhar dolo…ya iyalah, aye kan masih piyik…masih blum bisa dunk ngebenerin gurukalo mereka salah….Gue penasaran cari soal kepiting dan kodok dan fatwa MUI tentang itu berdua….Setelah melalui perjuangan yang panjang dan mbah google gak?banyak membantu….gue cari lah datanya di official website MUI dan menemukan artikel tentang Kodok?
Disitu?dibilang kalo MUI gak secara tegas menyatakan kodok itu halal ato?haram….Dengan kata lain MUI menyatakan bahwa kodok itu halal dan?haram…karena halal menurut imam malik dan haram menurut imam syafii yang?merunut kepada sebuah hadits nabi…..
Gosip gosip…gimana cerita yah kok akhir2 ini gosip kodok halal jadi santer….padahal juga tuh fatwa MUI dah dari taon 1984 juga?menyatakan hal yang sama dan tidak diubah2…
PS:
Makanya kalo denger gosip mbok yah dikonfirmasi dulu kebenarannya….?
July 23rd, 2007 at 4:26 pm
Just trying a reply…
July 25th, 2007 at 5:52 am
test juga agh…
napa juga harus makan kodok…
masih banyak makanan yg lebih enak daripada ini ko’…
kita blom kekurangan makanan di indonesia ini..
~_~
July 30th, 2007 at 4:08 am
Stuju 1000% ma Ray!! Knapa juga mesti makan kodok?? Jijik ih..gw aja praktikum ga pernah mau megang tu binatang. Apaan tuh kulit tutul2 brintil2. Yeksss!!! Eneg.. Dasar manusia..rakus. Apa2 dimakan.. BTW, gw abis makan ikan baracuda loh di makasar. Sumpe enak bgt!!
)
July 30th, 2007 at 6:51 am
@nisa
baracuda??
itu ikan apa hard disk?? ~_~
maklum kebanyakan depan kompie…
July 31st, 2007 at 6:47 pm
Bohahaha….iya juga…gue kira baracuda tuh bentuknya kayak kuda laut…ternyata ikan yah…gue kira baracuda tuh kuda laut…
Jadi inget pembicaraan tukang kompie jaman dulu…
“Dah yang paling canggih nih mas?”
“Iya, dah paling kenceng ini…Orang dah Kuda”
Hahaha…odonk emang tuh tukang komputer gue…
September 22nd, 2007 at 5:55 pm
Mnrt gw KODOK halal. Swike (makanan dari kodok dikasih kuah taoco) enak gila rasanya, kodo emang menjijik kan , tapi kalo udah di masak kan enak Banget….coba deh. Gw sendiri muslim kok. Dari dulu gw selalu keukeuh, kalo swike itu halal. Soalnya gw tahu, gak ada hadist yang menerangkan kalo kodok itu haram. Dan tentang haramnya hewan di dua alam? Itu cuma ajaran2 tak berdasar yang di masukkan ke pelajaran agam kita waktu kita SD. Kalo mau debat, kirim ajah email atau kunjungi blog gw: usmarine.multiply.com
September 30th, 2007 at 4:06 pm
wah kalo saya sih halal-halal saja soalnya tidak ada yang dapat mengharamkan. karena yang berhak mengharamkan hanyalah Allah SWT saja. mengapa kalo orang yahudi saja segala sesuatu yang diharamkan baginya sangat jelas
October 4th, 2007 at 9:29 pm
Bahaha…saya seh malas makannya teteup….
Tapi nyokap gue bilang dia suka….eventhough dia gak pernah bikin sop kodok atau kodok pedes manis dirumah…
November 11th, 2007 at 6:45 am
Ih… ngapain juga makan kodokz?? kan masih buanyakk yang lebih enak,, misalnya kecoa,cicak,toke’, dll….
xixixixixixi…
February 28th, 2008 at 9:19 am
bener banget tu
emang klau yang setengah-setengah tu baik na ditinggalin, maksudnya tu kodok kan blm ada dasar untuk di halalkan maupun di haramkan. tul ga’
May 11th, 2008 at 7:23 am
Yang namanya kodok peduli setan mau haram mau gak tetep aja jijik….iyuucks…..
June 3rd, 2008 at 2:07 am
Duuuuuuhhhh…jangan makan kodok donk..
sedih banget aq dengarnya! Populasi kodok uda ampir abis..!
July 5th, 2008 at 4:26 am
Wah…wah… pada musuhan semua sama KODOK ya..!
Gue ma teman-teman di Bali 35 orang lagi berternak KODOK. Suatu hal yang membuat Gue tertarik ya itu “KODOK HARAM” kalau ngga haram mungkin orang di Jawa semua berternak KODOK seperti berternak Lele. Loe tau nggak? Di Bali untuk konsumsi Lele perhari mencapai 3 Ton, kenapa kodok tidak bisa…? Jangankan di ekspor di negara Kita aja masih kurang!
Gua perlu teman yang mempunyai tujuan/bidang yang sama Kita SHARING yuk..! Gue baru punya 75 kolam berisi KODOK 6000 ekor.
kunjungi Gue di email: oka_sepakarya@yahoo.com
HIDUP KODOK..HIDUP KODOK…HIDUP KODOK..!!!
August 8th, 2008 at 2:08 am
hiakakakak. . . .
betewe ak pernah denger klo kodok bs buad obat iyak?
humm yah.. klo emang itu satu2nya jalan buad sehat why not. .
tapiih..teteupp ajj..jijikk..
masa pada mau makan kodok?
klo buadd yang muslim jangann deh, kecuali klo emang buad “ObAt”…..
haikhaik..
August 20th, 2008 at 11:21 am
saye mo tanya beternak kodok haram apa kaga’buat orang muslim kan kata-nya haram kalo di makan… kalo haram ya.. kite cari cara beternak yang lain mungkin LINDUNG aje ga’ ape2 kan…..!!!
GOBANG
September 13th, 2008 at 6:35 am
Untuk haramnya binatang yangg hidup di dua alam silahkjan baca hadits sebagai pendamping Al Qur’an. Cari di Shahih Muslim. Sepertinya aku pernah baca di sana. Komentar kepiting halal karena dia tidak bermetamorfosis seperti kodok. Kepiting merupakan hewan laut atau sungai yang berinsang. Dia bisa hidup di darat karena adanya persediaan air dalam kerangkanya yang menutupi insangnya itu. Sehingga bisa terus hidup dari pertukaran oksigen dari air tersebut. Sepertinya adik ini orang pintar. Hanya saja kurang luas pengetahuannya. Semoga bisa menemukan jalan kebenaran.
September 26th, 2008 at 7:59 am
Amin
September 30th, 2008 at 1:58 pm
@azka
Baca ampe selse baru koment…
Gak ada yang bilang halal ato haram yah kodok…faktanya MUI juga gak berani bikin label haram ato halal untuk kodok…
November 19th, 2008 at 4:39 am
gw jadi bingung nih mas…padahal gw ada rencana ternak kodok…??? terpaksa deh gw banting stir mo ternak VW kodok…
February 17th, 2009 at 11:25 am
Daging kodok hijau itu enak, gak ada daging lain yg nyamain rasanya, coba’in …!
March 22nd, 2009 at 12:03 pm
sebagai seorang muslim saya menganut kodok tidak haram. sebab, mengkonsumsi kodok tidak memiliki efek samping pada manusia. tidak seperti hewan-hewan lain yang memang diharamkan menurut ajaran Islam, seperti babi yang berdasarkan penelitian dagingnya mengadnung cacing pita. kemudian ular yang dagingnya juga berbisa.
selain itu, dagingnya enak setelah dimasak swike, mengkosumsi daging kodok dapat meningkatkan stamina pria. bahkan semua bagian dari kodok memiliki nilai ekonomis, mulai dari daging dan kulitnya semua bermafaat.
untuk itu, saya ingin berusaha dalam bidang peternakan kodok. sebab, kodok memiliki nilai ekonomi yang tingi.apalagi kebutuhan daging kodok sekarang ini, hanya di penuhi orang-orang yang mencari kodok di alam bebas setiap malam.
April 4th, 2009 at 11:26 am
emang secara mazhab, kodok ada yang mengharamkan ada yang menghalalkan. sebelum membuat keputusan (apakah anda mau menganut yang halal atau yang haram), carilah informasi sebanyak-banyaknya. sampai saat ini, saya lebih cenderung ke haram. alasannya, “Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam- melarang membunuh shurod, kodok, semut, dan hud-hud.” (HR. Ibnu Majah dengan sanad yang shohih). ini adalah pendapat asy-syafiiyah. lagipula, saya setuju pendapat yang mengatakan: masih banyak makanan yang halal dan enak di dunia ini, kenapa kita harus memakan sesuatu yang meragukan?? silakan membuat keputusan. keputusan anda akan dipertanggungjawabkan nanti, maka buatlah keputusan yang berdasar.
April 30th, 2009 at 9:04 am
Lumayan buat referensi
http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content
May 15th, 2009 at 3:42 am
Menurut saya, kodok itu sama sekali tidak haram! Apabila alasannya hanya karena kodok hidup di dua dunia atau tidak bertelinga, bagaimana dengan belut yang jelas-jelas juga dimakan oleh para ulama? Belut juga dapat hidup di lingkungan hampir kering dan dia juga tak bertelinga, bukan?
Untuk nick “orangbandung”, Rasulullah SAW memang bersabda bahwa kita dilarang MEMBUNUH kodok tapi hal itu terjadi apabila kita membunuh kodok tanpa alasan yang jelas. Kodok jelas halal apabila dia dibunuh untuk dimakan. Sama seperti pertanyaan logika berikut:
“Halalkah sapi yang disembelih dengan nama Allah SWT namun tidak dimakan dan dibiarkan mati begitu saja?”
August 9th, 2009 at 3:47 pm
bismillah…
August 17th, 2009 at 4:31 pm
semua ciptaan Tuhan adalah anugerah yang bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan umat manusia. Ternyata yang haram itu adalah apa yang keluar dari mulut manusia, bukan apa yang masuk kedalam mulutnya
August 31st, 2009 at 12:49 pm
imamat 11 ayat 7 dan 8 , serta ulangan 14/8 , menyatakan dgn tegas bhwa babi itu haraam , bahkan menyentuuh bangkainya juga haram …
matius 5 ayat 17 menyatakan bahwa injil bukan menggantikan taurat melainkan menggenapi , dan menyatakan bhwa taurat masih berlaku hingga akhir zaman ,,,
dgn bgitu imamat11 dan ulangan14 yg mengulas hukum haramnya babi tetap berlaku
December 16th, 2009 at 12:30 pm
Ass,klw menurut hemat saya,soal haram/halal kita lihat dari seberapa urgennya,misalnya untuk obat/saya juga pernah bertemu orang,terpaksa dia makan kodok,karena faktor ekonomi.yah klw bisa untuk konsumsi setiap hari dihindari kalaw masi bisa makan yang lain.
Salam
January 22nd, 2010 at 1:04 am
hahahahaha………
makanya jangan mau di permainkan ama agama kalian…
semua yang bisa dimakan (layak dimakan) semuanya HALAL……..apapun itu…..(kepiting, kodok, kadal, cicak, anjing, kucing, dll)
HARAM’kan cm untuk agama tertentu…..
tp emang yg terbaik tuh bagi VEGETARIAN ga makan daging ama skali…….
March 25th, 2010 at 10:54 am
adududhh , enak an belalang bakar kali bo’ .
hihi
apalagi sate ulerr . ckakakk
ngapain pada rebutan kodok kalo ada yg lebihhh tabman !
uda gak jaman lagi tuh kodok . basi !
enak an sop ular yg kuahnya dari darahnya ular . kentel bo’ !
manis” asin” gymana gtuh dehh . ((:
di jual loh di restoran hebbadt di london !
kalo ke london , jgn lupa mampir yahh .
di oxford st. 57
April 19th, 2010 at 2:13 pm
Hehehe…
Sibuk ngurusin kodok pade lu semua…
Urusin tuh kelakuan lu yg lain yang banyak haraam..
Nonton bokep, korupsi, kolusi, nepotisme, zina yang jelas-jelas lebih haram….
Gimana mau makmur wong orangnya semua dibesarkan dengan yang harammmmmmmmmmm….. (mulai akte nyampe dikubur)
Innalillahi wa innailaihi roji’un…
August 11th, 2010 at 6:48 pm
makan kodok
jauhilah makanan yang menjijikkan
jauhi hal yang remang remang(subhat)
jauhi perkara yang tiada guna
jika kamu orang beriman
lebih baik kita jalankan yang pokok poko
hal hal pelengkap yang jika kita tinggalkan juga toh tidak masalah,makanlah makanan yang baik baik yang menyehatkan yang jelas telah disediakan Tuhan.
untuk apa ambil resiko yang kita tidak tahu dibelakangnya,akibatnya apa