The right answer part 2

August 26th, 2007 by Zhar Aditya Good bye Psychosist

Kalo lo ditanya,

Apa yang mo lo lakukan dengan hidup lo?

Apa yang bakal lo jawab?

Ada yang bakal jawab,

Gue bakal jadi orang kaya!

Gue bakal nyenengin orang tua!

Gue bakal jadi orang terpinter di dunia!

Gue yakin semuanya pasti punya caranya sendiri-sendiri untuk ngedapatin apa yang ia mau. Sebagai contoh mari kita lihat sebuah contoh yang menunjukkan bagaimana seseorang ingin kaya!

Ingin kaya itu sesuatu yang lumrah, bahkan yang sudah kaya mau lebih kaya lagi daripada dirinya sebelumnya. Namun, ada banyak cara untuk mencapai sebuah kekayaan. Ayo kita lihat cara2nya….

Ada 2 cara kontradiksi yang bisa gue ciptain sekarang, cara pertama adalah cara pandang orang2 yang ingin memperbaikinya terus menerus dalam hidupnya dan cara kedua adalah cara pandang orang-orang yang hanya ingin mencari kenyamanan di dalam hidupnya. Berikut adalah cara2nya…

Cara Personal Growth

Orang itu bakalan menjadikan dirinya menjadi orang yang menjadi lebih baik…dan diharapkan nantinya ia bakalan menjadi kaya karena ia telah mendapatkan hal-hal yang dapat membuat ia kaya…misal, entreprenurial knowledge and skills

Cara Comfort Seeker

Orang itu bakalan mencari cara ternyaman dan pasti untuk kaya….Kalo cewek bisa dengan ngegandeng cowo kaya…Kalo cowok bisa dengan ngegandeng cewe kaya…hahahaha…gak mutu tulisannya….tapi yah you get my point lah…..

There’s no correct answer for how you should life the way you live….Going to school is correct…But quitting from school and go to work is also correct -Sakuragi, DragonZakura-

Sebenernya cara apapun yang lo tempuh dalam hidup lo untuk mencapai sesuatu itu adalah benar,

lo mo nyantai aja dalam hidup lo itu bener…

lo mo bekerja keras dalam hidup lo itu juga bener…

lo mo gaul tiap malem itu bener…

lo mo belajar tiap malem itu juga bener…

Hidup lo adalah hidup lo, jadi gak ada yang bisa nentuin what should you do with your life…Jadi apapun tujuan hidup lo, dan cara lo ngejalanin tujuan hidup lo itu terserah ama lo….karena lo yang paling ngerti ama apa yang harus lo lakukan di dalam hidup lo….

 

After article notes:

Ketika kita mencari pasangan hidup, dalam hal ini pernikahan, kita selalu terjebak dalam sebuah fenomena yang namanya “udah keburu cinta ato sayang”….

Gak jarang gue ngedenger yang kejadiannya begini…bahkan waktu jadian aja sering banget gue denger yang kayak begini…Biasanya kata-kata ini keluar di mulut cewek cantik yang sering disiksa pacarnya tapi kok tahan lama yak begitu2 terus….

Justru paradigmanya terbalik, seharusnya apa yang membuat lo nyaman ama dia itu yang ngebuat lo cinta ama dia….Cinta itu bukan pengorbanan for god sake….Tapi sebuah perasaan mutual bahwa lo dicintai dan mencintai….

Jadi, ketika lo mencintai seseorang tanyakan pada dirimu….

  1. Apa lo ngerasa nyaman ama dia, apa lo bisa ngutarain apaan aja yang lo mo utarain tanpa adanya rasa takut?

  2. Apakah tujuan hidup lo (article diatas personal growth and comfort seeker) sejalan dengan tujuan hidup pacar lo, karena kalo beda nantinya lo bisa setress

  3. Apakah lo punya kesamaan keinginan dalam hidup?
    Meski telah melewati masa ABG, sebenernya orang-orang itu terus tumbuh…mereka bertemu orang yang berbeda…memakan informasi yang berbeda lagi….sehingga mereka terus tumbuh….satu persamaan keinginan saja bisa ngebuat lo gak tumbuh terpisah….
    Pernah gak ketika SMP lo pacaran…pas SMA setelah 3 taon lo gak ketemu lo bener2 gak nyambung ama tuh anak….Udah gak aasik lagi…Dan mulai timbul pertanyaan, “kok gue bisa suka ama dia ya?”..Nah itu yang dinamakan tumbuh terpisah….Tapi kalo lo tumbuh terus bersama lo gak bakalan ngerasain hal itu…
    Ketika lo tumbuh terpisah…lo dah gak nyambung…dan kemungkinan lo bakal divorce itu gede…

  4. Coba lo perhatikan bagaimana dia memperlakukan orang disekelilingnya?
    Salah satu teman baik saya yang sudah menikah pernah berkata, bahwa ia menikahi suaminya karena ia tahu bahwa apabila suaminya tidak “mencintainya” lagi maka ia tidak akan memperlakukan dirinya secara semena-mena.
    Kalo pacar lo bisa memperlakukan orang lain semena-mena, pasti dia juga bisa begitu ke elo.

  5. Sebelum menikah, coba tanyakan, apakah masih ada yang mo lo ubah dari dirinya?

Dalam pribahasa afrika mengatakan, “Buka kedua matamu sebelum menikah dan tutup sebelah matamu setelah menikah”….Ini luaaaaas banget penjelasannya….bisa mulai dari gak ngelirik-ngelirik cewek lain ketika nikah ato harus ngelirik kiri kanan sebelum menikah sampe lo harus bisa memaklumi apa yang ia lakukan setelah menikah sampai lo gak bisa memaklumi apa yang ia lakukan sebelum menikah….Luas banget…dan terus terang ini salah satu peribahasa yang sangat gue senangi…

 

PS:

After article notes dibuat untuk salah satu orang berpemikiran bagus di dunia maya, Lex of hitmansystem.com…

I know you won’t get married soon lex…I know that you still want to go and having fun with your life…Hahaha, but this after article notes are based on your songs…

2 Responses (Segini Doank?) to “The right answer part 2”

  1. Gravatar Icon Lex Says:

    Aaah, an after article notes just for me, how romantic.. :D

    Untung gue bukan orang Afrika, jadi ngga ada tekanan sosial untuk ngikutin peribahasanya.

  2. Gravatar Icon Ucu Sutarsa Says:

    Artikel yang menarik. Jadi keingetan proactive vs reactive nih. Orang yang reaktif akan bertanya:”Apa makna dari hidup ini?” Orang proaktif akan bertanya “Makna apa yang ingin aku berikan pada hidup ini.”

Leave a Reply (Ayo donk, Koment!)

Posts yang mungkin berhubungan: