Into the Publicity

September 25th, 2007 by Zhar Aditya (2) Good bye Psychosist

Enaknya bisa sekolah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia adalah Anda bisa bertemu dengan para praktisi hebat dibidangnya masing-masing

Mulai dari CEO SOGO, CEO Indofood ampe sekedar adiknya menteri kita bisa ketemu semuanya di Universitas gue Tercinta (Mau merubah hidup lo? Masuk FEUI)

Suatu ketika saya mengambil bisnis internasion, dan selidik punya selidik ternyata saya baru mengetahui ternyata beliau adalah anggota DPR. Asikmya kita suka nodong dia dibeliin makanan, Minta jalan-jalan ke Departemen Pemerintahan, Pokoknya ngelunjak banget deh waktu itu…Hahahaha…..

Tapi ada sebuah perkataan dia yang bener-bener ngerubah gue tentang publisitas

Memang sedari kecil saya sudah mencintai publisitas, kenapa?….Yah, lo bayangin aja lo terbiasa jadi orang tertinggi di kelas, Jadi orang yang pake kacamata sendiri di SD, Bottom point gue dah terbiasa dengan publisitas karena keunikan gue…..

Tapi Waktu itu Bapak Zulkiflimansyah berkata,

“Bukan apa yang kamu kerjakan yang menarik pewawancara, tapi siapa kamu”

Kata-kata ini keluar ketika kita membahas setelah lulus kuliah mo kerja ditanya wawancara apa yang bapak jawab….Waktu itu dia bilang, Menjadi ketua BEM sangat membantu dia dalam interview perusahaan…Terus kompak kita menjawab, kenapa?….Dia bilang, karena saya bisa membual kalo saya pernah menjadi presiden di negara UI….

Kalo programmer ditanya, apa pekerjaan kamu….

Masa kamu bilang kamu programmer?…

Kamu bakal bilang, “Saya yang nyiptain friendster”….

Nah sekarang bayangkan kalo kamu bukan siapa-siapa….

Apa yang kamu jawab?

Saya bukan siapa2? Saya tidak melakukan apa2?

Salah!

Jawab siapa kamu!

Saya pencipta musik anu, saya pemain bassist band itu, saya pencipta mesin ini, saya tukang design gedung ini dan seterusnya dan seterusnya….

Sekarang bayangkan, saya adalah seseorang yang tukang pompa di gas….Anda adalah seorang arsitek…Tapi dikartu nama saya menuliskan, “Petroleum Executive”….Sedangkan anda hanya menuliskan, “Arsitek”…

Jika kita berdua sama-sama menyerahkan kartu nama kita ke bapak SBY (Bukan surabaya tentunya) siapa yang kemungkinan besar akan diajak berbicara diantara kita berdua?

Mengerti kenapa publicity itu penting?

PS:

Saya adalah pemiliki dari cielers.net dan blog pribadi zharaditya.com yang keduanya memiliki hit page total lebih dari 5000 pages per hari….

Dikartu saya mungkin saya akan menuliskan,

Cielers.net

Zhar Aditya

Owner

PS2:

Seperti biasa, gue termasuk orang yang suka kagum ama diri sendiri kalo lagi ngomong sesuatu yang spontan….

Zhar Aditya: karena normally lo pengennya unconditional love

Zhar Aditya: karena normally kan lo pengennya cinta dateng ke elo berdasarkan perasaan suka sama suka

Zhar Aditya: karena normally lo pengennya cinta adalah perasaan bukannya sebuah pemikiran

Zhar Aditya: wajar aja untuk sementara ini lo ngerasa gak seneng

Pesan untuk?orang-orang yang berusaha keras mendapatkan cinta……

Mungkin itu terlalu keras…..

2 Responses (Segini Doank?) to “Into the Publicity”

  1. phiy 'airu' Says:

    Saya adalah mahasiswa sosiologi (saja)
    anggota cielers
    moderator di ajangkita

    Kalo cuma modal beginian,
    bisa dapet kerja di mana ya… *tampang melas*

  2. Zhar Aditya Says:

    Hahaha, airu jangan begitu….
    Mumpung lagi kuliah kan kamu….
    Ada satu buku menarik yang kemaren gue baca….
    “Think about something that you can’t done right now
    And then start making an effort to achieved it”

    Don’t limit yourself!!!!

Leave a Reply (Ayo donk, Koment!)