Bayar Pajaknya Awasi Penggunaannya!
Saya orang yang jarang nonton TV, dan pertama kali liat iklan ini rasanya mo ngomong, “Maksud loooo~?”
Wessss…Awasi penggunaannyaa~
Dah kita awasi…Tuh my-indonesia.info yang super keren itu kan dari pajak?
Atoo polisi yang kerjaannya malakin orang molo itu?
Atoo Jalanan super mulus di bawah jembatan semanggi itu?
Atoo bussway yang bikin celaka banyak orang itu?
Diluar negeri Pajak dijadikan sebagai salah satu sarana wajib nabung bagi masyarakat. Karena ketika mereka sakit dan tidak berpenghasilan, negara lah yang menanggung mereka dari pajak yang pernah mereka keluarkan.
Okay, saya akui kita ndeso, negara miskin terbelakang, tapi kita negara yang berpenduduk 220 juta orang dimana 60juta orangnya (menurut statistik pajak) memiliki NPWP. Selain itu kita melalui data wikipedia merupakan negara dengan penghasilan GDP sebesar 3.622.145 Milyar yang berarti setidaknya negara kita mendapatkan dari PPh perusahaan (4.5%) saja sebesar 162.996 Milyar. Belum lagi double pajak yang terjadi karena adanya scheme pajak yang lain seperti PPn dan NPWP.
Justru karena Negara kita ini negara miskin. Dengan “hasil pajak” sebesar itu seharusnya lebih dari cukup untuk membiayai pendidikan dan kesehatan.
[Pujangga inggris terkenal mode]
So, bayar pajak ato tidak bayar pajak…
That is the question…
PS:
Pemerintah tidak pernah mengeluarkan duit untuk subsidi BBM karena memang BBM kita yang bikin….Cuma 700 rupiah pemerintah bisa ngebuat premium….Jadi pemerintah gak pernah “subsidi”…
PS2:
Puskesmas di daerah tidak pernah mendapatkan bantuan langsung dari daerah….Puskesmas daerah exists karena setiap dokter muda diwajibkan membiayai puskesmas itu ketika mereka dinas untuk mendapatkan izin praktik….
PS3:
Sekolah di daerah hanya memerlukan biaya operasional kurang dari 20juta/bulan (Listrik, tenaga kerja 10 orang, dan perbaikan) . Nilai yang kurang lebih sama dengan PPN yang dibayarkan 100 orang berpenghasilan 2jt di Indonesia. Jika ada 60jt orang ber NPWP yang dengan asumsi memiliki penghasilan 2jt (pasti ada yang lebih). Maka dari PPN saja 600.000 sekolah dapat hidup setiap bulannya di seluruh pelosok indonesia. Tanpa bangunan reyot dan fasilitas guru seadanya.
PS4:
I am watching you Ditjen Pajak!