Adult Ignorances

May 5th, 2008 by Zhar Aditya (4) Good bye Psychosist

Jakarta at Night

Kemarin gue sama keluarga besar jalan-jalan sampe malem. Sesudah nonton forbidden kingdom (filmnya biasa aja) kita makan di food festival kemang.

Sebenernya dari dulu gue perhatiin kehidupan anak muda jakarta ini emang aneh banget. Mulai dari ngerokok sebelum waktunya, minum sebelum waktunya dan pergi ke diskotik sebelum waktunya. Dilihat dari sisi gue yang melakukannya jauh diatas setelah waktunya hal ini bener-bener aneh.

Jakarta Night life

Mungkin orang tua di Indonesia tidak ada yang tau tentang sexual predator. Gue yakin dengan situasi di kemang begitu. Kalo gue masih single, at?least gue bisa dapet nomor 1 atau 2 lah. Dengan ABG kemungkinan nomor yang bisa gue dapetin makin tinggi karena mereka masih doyan coba-coba dan blum ngerti bahayanya dari ngasih nomor ke orang lain.

Di amerika sendiri keberadaan sexual predator ini sangat mengkhawatirkan. Namun, kenapa masih banyak orang tua yang membiarkan anaknya pergi ke club malam secara routine? Bahkan memberinya cukup uang untuk mabuk dan membeli substance yang addictive?

Hal lain yang dapat dijadikan renungan terhadap rendahnya concern para orang tua di Indonesia adalah dari adanya acara-acara dangdut liar di kampung-kampung yang bentuknya malah mirip jadi striptease liar yang bisa dilihat siapapun. Di setiap kamera yang gue liat di acara dangdut liar ini pasti ada banyak anak kecil. Mereka sambil tersenyum senyum malu. Ada juga yang biasa aja ngeliat dangdut model begini kayak om om.

Atau yang lain lagi, adanya ignorances dari pihak bioskop untuk mencegah anak dibawah umur menonton rating 17 tahun ke atas. Memang adegan nude pasti tidak ada. Tapi pasti ada bahasa yang mengarahnya ini. Lembaga sensor yang tidak berguna itu juga tidak bisa melakukan apa-apa. Setelah badan lulus sensor dan dirating 17 tahun keatas lantas tidak ada lembaga yang memastikan film adult rating only be watched by adults.

Jadi pemerintah mencoba menghilangkan pornography di Internet karena paling mudah. TAPI di Dunia nyata kehidupan di negara kita ini lebih parah dibandingkan di Amerika soal striptease yang salah tempat, kehidupan para ABG yang mudah menjadi incaran sexual predator, dan juga anak kecil yang salah tonton dan main game.

This is what I call Adult Ignorances.

Evil prevails when every good man fails to act

4 Responses (Segini Doank?) to “Adult Ignorances”

  1. ane Says:

    aduh bos…ABG memang nikmat dan liar. maklum barang baru dan masih rapet.

  2. Zhar Aditya Says:

    buset

  3. cokky Says:

    Itu gak seberapa yang anda lihat blum lagi yang meke heroin dengan cara Cucaow oh nikmatnya barang itu dan mematikan sekali di jakarta ini anak yang usia blum 17 tahun hampir 50 persen terkena virus HIV jadi masalah yang di diskotik masih blu seberapa sama anak2 yang hidup di jalanan… AH klo gw sih mending ON aja trus kbetulan dics jokey juga

  4. cokky Says:

    Satu hal lagi klo anak2 ABG di jakarta ini sudah berapa banyak tidur sama gw, yah alasanya cuman satu alasan karena barang itu aja dan yang lainnya karena bisa terkenal karena bisa tidur sama Dj kaya gw begini………….. capek bahas ini trus mending gmn caranya kita kurangin yang namanya dugem ini. Uuaah gw ngantuk mau bobo dulu.

Leave a Reply (Ayo donk, Koment!)