Random Complicated Thoughts about the present

December 24th, 2008 by Zhar Aditya (0) Good bye Psychosist

Jadi ceritanya sang presiden amerika kena lempar sepatu sama seorang wartawan, yang sebenernya juga gak kena karena berhasil ngelak si doi. Siapa yang salah? Yang melempar sepatu atau yang menjajah? Yang pasti si wartawan ini kena siksa oleh polisi setempat. Sekarang siapa yang sok heroic? Siapa yang cari muka? Siapa yang melakukannya untuk kesenangan pribadi? Hidup di jaman sekarang ini makin blur mana yang baik dan tidak baik. Makin blur batasan batasan.

?

Mungkin memang jaman sekarang ini orang harus lebih pintar dalam melihat sesuatu hal. Jaman dulu orang miskin selalu dianggap rendah (well masih sampe sekarang sih, tapi coba lihat internet dan blognya. Mulai gak kliatan batas kan?). Sekarang siapa aja bisa ngomong dan ngehit di Internet. Jaman dulu orang kaya selalu dianggap dan penuh dengan stereotipe orang kaya bahwa mereka berasal dari keluarga baik-baik.

?

Bahkan orang jawa mengatakan ?Mas, kalo cari pasangan lihat bibit, bebet dan bobotnya?…Waduh, sekarang semua tanda-tanda (bibit,bebet dan bobot) makin gak berarti bagi seseorang.?Dalam artian, not all angels are virgin and not all virgin are angel.?Banyakkan orang yang keliatan gay (dr.boyke) tapi cowok sejati dan terus belajar bagaimana cara memuaskan seorang wanita.?

?

Jaman dulu selalu kliatannya cowok yang menindas perempuan. Jaman sekarang wanita menggila dan menindas pria. Pria masih penuh dengan stereotipe tukang selingkuh dan hobi dengan banyak wanita padahal jaman sekarang dah banyak pria yang dah gak kayak jaman dulu (menganggap oligopoli wajar). Sama kayak stereotipe orang kulit hitam aja kalo kulit hitam itu berpenghasilan kecil dan jago main bass (well, sekarang orang kulit hitam bisa jadi presiden).

?

Jaman dulu orang bisa bilang kalo semua orang kafir itu musti dibantai dan dibunuh (karena pemikiran sempit waktu itu bahwa orang kafir agresif) tapi sekarang lihat siapa yang agresif dan mengatakan bahwa orang islam adalah terorist?

?

Di abad 21 ini semua pakem-pakem yang berlangsung selama 20abad terakhir dihancurkan. Gak ada lagi yang sama di abad ini, seakan-akan seluruh dunia di restart dan setiap bit ditanya kembali. Jika kamu mau jadi byte maka kamu akan jadi byte seperti apa?

?

Kenapa mikirin yang gak perlu dipikirin sih?

Itu juga yang gue tanya kepada otak gue yang udah semalaman gak bisa tidur ini.

Okay random thoughts, menyingkirlah dari otakku. Mau di shut down nih otak.

?

-Tanjung Balai Asahan, 24 Desember 2008 00:34

?

PS:

I miss big old dirty jakarta so damn much.

With all my heart I really miss that city.

?

PS2:

Kemana kau selama ini bidadari yang kunanti

-sheila on 7-

How I become Me

December 14th, 2008 by Zhar Aditya (2) Good bye Psychosist

People are greed….

Never ask them what they want…

?

Sejak kecil memang gue punya kepribadian yang cukup lantang…Dan sejak kecil memang gue menjadi sorotan banyak orang…Mulai dari perkataan gue yang cukup aneh buat sebagian orang sampai opini-opini aneh gue….Sampe sekarang terkadang gue suka bingung sendiri bagaimana gue bisa mengatakan hal-hal yang berada diluar kemampuan gue berpikir sekarang….

?

Menuju SD gue pake kacamata….Dan banyak orang yang gak suka gue…Banyak orang yang ngerjain gue….Gue sadar mungkin karena gue lantang…Gue sadar mungkin karena gue beda….Masa SD berakhir beralih ke masa SMP….Di masa ini gue menyadari kalo gue gak bisa jadi ?populer? karena memang kepribadian gue aneh…Plus gue lebih suka sendiri….Sendiri main komputer atau sendiri mengamati hal-hal natural disekeliling gue….Seperti memperhatikan pola bebatuan disekeliling sekolah gue….Gue tau…Gue aneh…Jadi meskipun gue populer karena nilai gue yang bagus dan kemampuan gue yang sangat berlebih dibidang IT untuk anak seumuran belasan tahun….gue gak bakalan pernah jadi populer…

?

Di masa SMA gue menyadari kalau gue gak bisa menyenangkan setiap orang…Sehebat apapun gue…Gue gak bakal bisa nyenengin setiap orang…I?ve got to admit that I am not a popular person…No matter how popular I am because I play with the greatest band in school…And everyone knows me….But not everyone would want me to be there…Dan pada saat ini gue selalu bilang, ?Fuck the world?….I don?t have to be what they want to become a successful person….

?

Di masa kuliah gue menikmati kepopuleran gue karena gue berada di sebuah band yang bagus….Gue menikmati kepopuleran gue karena gue bagus di beberapa bidang mata kuliah yang aneh seperti research operation atau teori pengambilan keputusan yang jarang orang bisa mengerjakan soal-soal dengan baik….And still I believe fuck with the world…they can think whatever they want…And I can be whatever I want…Fuck with those who hates me….

?

Tapi masa kuliah berganti ke masa bekerja….disini gue menemukan orang-orang masih membenci gue…beberapa merasa dekat sama gue…disini gue pikir gue harus berubah demi kesuksesan karir…beberapa bulan terakhir bahkan gue sangat memperhatikan apa yang mereka katakan….Kalo mantan gue tiwi bisa ngeliat ini semua dia bakal bilang, ?tch?…hahaha…Gue mencoba menjadi sesuatu yang bukan gue….So I feel depressed…

?

Seberapa baik pun gue…Mereka juga gak bakalan ngerasa gue baik…seberapa hebat pun gue berubah mereka gak bakal pikir gue berubah….Karena psychology said people decide other people within 15 seconds they?ve met….Kalau gue harus ngerubah satu-satu pemikiran mereka…Dan gue harus berubah menjadi orang lain yang gue gak ngerasa nyaman dengan kepribadian itu…akhirnya gue Cuma bakal dicapekin setiap hari untuk jadi orang lain dan gak bisa fokus menjadi sesuatu….

?

Kalau gue berubah menjadi sesuatu dan gak berubah lagi menjadi sesuatu itu mereka bakal gak suka sama gue….So why should I become something that not me?

?

Jadi sekali lagi gue katakan kepada orang-orang yang berada di sekitar gue….I won?t be what you want me to be….If you cannot understand me then it is your fucking problem….

?

This is how I become Me….

?

PS:

With proud I would say…

Fuck the world….

They can go fuck themselves….

I can be whatever I want to be…..

Cause I have true friends that will stay with me no matter what….

?

PS2:

Sori tiw!

Gue sekarang berada di posisi elo….

So I feel you sist….

Auditing My Life

December 13th, 2008 by Zhar Aditya (1) Scramble Eggs Life

Inspired by my friends girlfriend that auditing my friends handphone….

Inspired by my brother blogs about how he define friends and putting audit to himself….

I decided to audit my life….Those include financial audit and social audit….

?

Setiap orang di deket gue pasti tau kalo gue suka berantakan dan suka leaving things as it is. Memang itulah gue, gue jarang sekali memikirkan tentang bagaimana orang lain berpikir tentang gue…Otomatis keadaan ini membuat terkadang gue overrated seseorang atau underrated seseorang….Selama audit ini gue mencoba memberi value kepada orang-orang yang peduli dengan gue atau orang-orang yang gue pikir peduli tentang gue….

Jadi selama 2 hari ini gue SMS orang-orang di sekeliling gue atau orang-orang yang dulu pernah berada di sekeliling gue….

Hasilnya?

Ada orang yang gue pikir underrated…ada orang yang gue pikir overrated…Jadi sekarang gue bisa mengelompokkan mereka dengan baik….

Beberapa alasan untuk gue mengelompokkan mereka seperti ini adalah karena beberapa dari mereka menghabiskan waktu dan resource gue terlalu berlebihan….JAdi sekarang gue cuma memberikan unlimited resource of my asset and time kepada orang-orang yang peduli sama gue….

Gilak ya?

Disini bahkan ada yang gue anggep true friends tapi gak peduli banget sama gue…So I’m ditching few people out of my previleged persons list….

Thanks to some people that opens my eyes….

I hate to live in dreams

The “Real” Meaning of Marriage

December 11th, 2008 by Zhar Aditya (1) Scramble Eggs Life

Ya gue dah cukup tua tapi belum juga punya pacar buat go steady…

Bukan karena gue gak mau tapi emang karena belum nemu aja cewek yang ngebikin gue rela gak jadian lagi sama cewek lain di dunia ini…Dan mungkin begitu juga sebaliknya….Marriage is all about transactions you know…makanya di islam ada yang namanya ijab kabul atau serah terima…kayak barang aja yak…tapi emang marriage itu transaction kok…

Gue pengen istri seperti apa?

Sebenernya akhir2 ini temen baik gue/moderator cielers menyadarkan gue apa yang gue mau…kurang lebih secara singkat inilah ketiga kriteria tersebut:

  1. Bangsawan di Ruang Tamu
  2. Ekonom di Dapur
  3. Pelacur di Tempat Tidur

Hwehehehehe….Gino memang sudah dewasa yak..hahahah…

Banyak banget temen-temen gue melakukan pernikahan di akhir tahun 2008 ini, sampai2 terkadang setiap minggu pasti adaaaa aja yang ultah…kalo gue di jakarta pasti gue dah cekak dah ngeluarin duit buat pernikahan tiap minggunya….

Alasan mereka menikah pun macam-macam, ada yang telah selesai mengambil gelar dokternya dan going steady jadi mereka ingin menikah, ada juga yang ingin melanjutkan pendidikannya lagi keluar negeri bersama dengan kekasihnya jadi mereka menikah, ada juga yang memang pengen menikah karena sudah bosan sendiri….

Menikah itu memang sebuah jawaban atas kebosanan dan kesendirian dalam kehidupan

Tapi juga bisa jadi boomerang buat orang-orang yang terlalu kecepetan memutuskan sesuatu yang mereka belum bisa tangani

Makanya gue disini berusaha berbaik hati mengungkap apa sih the real meaning of marriage:

  • Marriage itu Penjara Baru dan hidup baru

Kalo lo married lo emang harus berhenti dan meninggalkan kehidupan lama lo. Kehidupan lajang lo baik itu dari sisi pria maupun wanita. Karena sekarang ada orang yang harus elo lebih perhatikan seperti mertua baru lo, anak lo, istri lo yang pasti meweknya minta ampun kalo lo pergi sama temen-temen lo.

Tapi inilah konsekuensi dari bosan merasa sendirian.

Gue dah banyak ngeliat orang yang gak berubah setelah married. Masih jalan dengan temennya masih hangout sampe malem, masih adventurist dan banyak ketemu cewek baru. Dan semuanya gak tahan lama dengan pernikahannya. Kenapa? Karena mereka gak ngerubah gaya hidup mereka.

  • Marriage itu berarti miskin seumur hidup and you have stand with it

Ketika lo married lo bakal ngerasa miskin seumur hidup, uang kehidupan lo bakal operlu double dari sekarang. Lo perlu uang tambahan buat susu, setoran ke mertua, setoran ke orang tua. Dan lo tau? Hari ini gue nge print out tabungan gue yang udah setahun gak pernah gue print out. Dan disitu akhirnya ketahuan kalo gaji gue selama setahun gak lebih dari 50jt rupiah. Dan itu berarti gue nabung setahun pun gue gak bisa dapet mobil, gue nabung setahun pun kagak makan kagak minum gak bisa dipake buat beli rumah. Sekarang bayangkan lo married dan punya anak banyak.

Kita emang hidup naik turun kadang miskin kadang kaya. Dan untuk terjebak di dalam sebuah pernikahan itu berarti kita harus siap apapun yang terjadi kepada kita berdua. Gue dah sering banget ngeliat perempuan lari dari prianya karena masalah duit. Dan tentu pria lari dari perempuannya karena masalah seks.

  • Marriage itu berarti lo harus mementingkan pasangan dibanding diri lo sendiri

Ini berlaku dua arah ya, percuma kalo searah….Tapi intinya memang ketika lo harus man on top yah lo man on top…ketika perlu women on top yah women on top lah…Kayaknya lo ngerti dah maksud gue….Gue sering banget liat yang gak seimbang….Dan ketika terjadi yang gak seimbang dan dinamis…Yang satu pasti ngerasa bosen karena terus dibego-begoin dan diperintah….Yang satunya pasti ngerasa bosen karena udah merasa diatas angin….

Kalo ada pendapat lain….silahkan aja ya….gue cuma blabbering hari ini….

PS:

Hwah, i don’t know what to do with my life…

Driving is my passion

December 1st, 2008 by Zhar Aditya (2) Scramble Eggs Life

Kemaren gue daripada gak ada kerjaan di Tanjung Balai Asahan akhirnya meminjam mobil kantor….Gue kangeeeeen banget sama nyetir….kangeeeen banget sama suara mesin….kangen sama bau bensin….kangen banget bisa menyatu dengan mesin dan alam…..

Menyetir itu buat gue mengingatkan gue kepada banyak hal…..Perasaan sayang ingin bertemu pacar yang biasa gue dapatkan di pagi hari jam 7…..Perasaan capek dari perjalanan jauh ketika menyetir jam 11 malam….Di siang hari gue banyak diingatkan masa-masa gue kampus dulu karena memang menyetir pertama kali itu di tahun ke empat dari kuliah….Mobil Atoz gue yang butut banget itu bener-bener jadi harta karun pertama gue…. Nyetir itu ngingetin gue tentang rasa sakit hati….Nyetir itu mengingatkan gue tentang penantian waktu pertemuan….Nyetir itu ngingetin gue nungguin wanita yang gue sayang di dalam mobil….Nyetir itu ngingetin gue tentang ciuman pertama gue….hwah, nyetir itu kayak main gitar buat gue….

Kalo balik ke jakarta gue selalu nyempetin diri ngebut-ngebut dengan si blacky yang berapa kali di kejer polisi gak pernah ketangkep….Gak kayak atoz kuning butut gue yang ratio ketangkep polisinya tinggi amat….hahaha….

Ada banyak hal baru yang gue lihat hari ini dari nyetir gue….Sayangnya gue gak bawa kamera yang ada baterenya..hahaha…gue lupa nge charge….

Bulan depan kalo ada bonus beli DSLR aaah dan ngejalanin project sampingan gue di sumatera….Dah bosen ama SLR Nikon 40…capek juga pake film…mahal!….

PS:

Kena marah kena marah dah….

Satu hal yang paling gue benci itu mematikan kreatifitas orang lain….

Silahkan matikan kreatifitas gue….Elo sendiri kok yang bakal ngerasa rugi….

Karena kreatifitas itu pindah ke temen-temen gue yang berada di negara bebas….