Marionette
I lead you blind
I turn things around
How much you don’t want to see?
The hanging thread i shake..
Riddle me with the silent
Your ability is decent
Entertain me under the pulled curtain
How much you want to be broken?
I know how it ends
I know how it starts
I know when to pull
The secret lies you havent figured
Open your eyes to see around
I’m always near but can’t be bound
I’m gonna make you my marrionette
Until it end the way I fret
Ps:
I will never stop playing
Twisting my hands
Until I have the life I want
I’m quite persistant
Be careful?
?
PS2:
Kok mau dibegoin terus?
Kok mau ditipu terus?
?
PS3:
Mobil blogging nih…seru seru…
Happy Happy Ganja
So you want to be happy? Siapa sih yg gak pengen happy di dunia ini..caranya juga macem2 ada yg ngabisin waktu nonton, ada yg dengerin musik, makan makanan enak, ato konsumsi sesuatu yg membuat otak enak..alkohol ato ganja..
But life would be pointless kalo kita tiap hari doing those little things..so at certain times we stopped feeling bliss to search a full happiness..pada suatu saat kita menolak untuk merasakan bliss-sebuah perasaan senang tanpa arti- untuk merasakan kebahagiaan..
Misal lo menolak perempuan untuk later lo married sama org lain..atau menolak untuk jalan untuk belajar ujian later lo masuk perguruan tinggi yg lo mau..
Tapi orang pun di dunia ini macem2..gw sring liat bocah tua yg dgn gilanya masih ngelewatin daily lifenya gak jelas..dan ini terjadi pada pria dan wanita..
Gw tau orang pengen happy..pgn ngerasain kegembiraan..tapi bukan berarti perasaan gembira elo ngebuat elo content dan puas thdp apa yg lo jalanin sekarang jadi lo gak lagi nyari something better in life..
So let me ask you..
How old are you and which kind of person are you?
The one which feeling content from smoking daily life ganja..or the one feeling stressed because of your pursuit of the real happiness?
If you are on the first phase get to the second phase..if you are on the later phase..get to the first..have balance in your life..
-the man in pursuit of the real happiness-
Lie To Me ? Notes on Lying Part 3
?
Sebuah kebohongan mudah terungkap jika kita menemukan bukti nyata. Menemukan SMS, sisa chatting, lipstick di baju, atau menguping percakapan seseorang. Dalam kehidupan love life gue malah gue pernah sangat bodoh, sudah menemukan bukti nyata masih berpikir kalau mantan pacar gue tidak selingkuh. Well, inilah manifestasi dari wanting to believe the lies told. Tapi itu bukanlah apa yang kita ingin bahas sekarang karena ketika sudah menemukan bukti kita akan mudah mengungkap kebohongan.?
?
Yang ingin kita bahas sekarang adalah alasan-alasan kenapa sebuah kebohongan mudah terungkap meski tanpa sebuah bukti yang jelas sedangkan kebohongan lainnya tidak pernah terungkap.
?
- Bad Lines
Berbohong itu kayak becoming pick-up artists. You really need to pick up some good lines and providing background stories to make that lines look real. Namun gak kayak (unprofessional) ?pick up artists yang harus menghafal line untuk datang menghampiri perempuan di tempat umum. Terkadang ketika berbohong kita harus melakukannya dengan spontan. Bisa dikatakan setiap bohong yang penting dilakukan dengan spontanitas, dan sedikit orang yang bisa melakukannya dengan spontan.
?
Ambil contoh di salah satu kejadian di dunia nyata gue tiba-tiba sang perempuan bilang, ?Aduh, dia nelpon! Gimana nih??, bilang aja, ?Lagi di jalan mau pulang?. See terkadang kalo kita dalam keadaan panik bahkan gak terpikir some good lines. Sedangkan pickup artists dalam keadaan apapun dia bisa menggunakan opener line dan semuanya masih nyambung. Sedangkan kebohongan harus di design secara spesifik sesuai keadaan, perkataan sebelumnya, dan kepada siapa lawan bicara seseorang.
?
Bad lines yang tidak sempurna mengakibatkan seseorang harus membuat additional cognitive process yang membuat seseorang terbata-bata. Dan jika sebuah cerita tidak konsisten dan kita menunjukkan inconsistency seseorang maka akan tampak ketakutan panik dan orang mulai menelan ludah. Disinilah kita menemukan kebohongan.
?
- Berbohong mengenai perasaan dan perasaan terhadap sebuah kebohongan
Ekman percaya perasaan (feelings) adalah sesuatu yang dilakukan tanpa disadari. Ekspresi seseorang mengenai perasaan juga merupakan seseuatu yang dilakukan tanpa disadari. Misalkan seorang suami membunuh istrinya, maka ketika sang pembunuh ditanyakan mengenai sang istri ekspresi muka akan berantakan. Seseorang akan berpura-pura merasa sedih dengan menangis dan tampak sedih namun dilain sisi orang tersebut sebenarnya merasa masih sangat membenci istrinya sehingga wajah bagian atas dan bawah mungkin akan berbeda.
Atau ketika seseorang berpura-pura di perkosa maka orang tersebut akan merasa sedih yang dicampur dengan benci dan jijik dan mungkin sedikit marah. Namun, mungkin hanya terlihat sedih ada kemungkinan perasaan tersebut juga dipalsukan.
Sehingga kekurangan emosi pada sebuah pernyataan atau kelebihan sebuah emosi dalam sebuah pernyataan dapat menentukan apakah seseorang berbohong atau tidak.
- Perasaan ketakutan akan ketahuan
Sebuah perasaan takut kebongkar rahasianya biasanya berasal dari seberapa besar rahasia tersebut dan seberapa bego orang yang dia ajak ngomong. Sebuah rahasia besar seperti perselingkuhan tidak akan membuat seseorang takut jika orang yang diajak berbicaranya adalah orang yang mudah dibohongi. Orang yang percaya setiap kebohongan yang dia katakan.
?
Percaya deh banyak kok orang begitu, gue sendiri pernah jadi salah satunya, dan banyak lagi orang yang lebih bego dari gue. Rasa takut sendiri mudah dideteksi di muka. Penarikan bibir ke arah kuping atau pergerakan alis mata keatas bisa menunjukkan hal tersebut. Berikut adalah ilustrasi dari buku ?Emotions Revealed? mengenai bagaimanakah tampang orang yang ketakutan.


?
?
Banyak yang gak tau, tapi sebenernya poligraph tidak pernah benar-benar berfungsi dengan baik. Poligraph hanya mendeteksi emosi takut. Dan banyak orang yang dah ?jiper? aja pas ngeliat mesin yang katanya bisa mendeteksi kebohongan. Dan itulah yang ngebuat polygraph bisa mendeteksi kebohongan. Bukan karena dia berhasil mendeteksi kebohongan itu sendiri. Pada film lie to me episode 2 dibahas bahwa polygraph bisa salah mendeteksi sexual arousal atau kemarahan menjadi sebuah kebohongan. Karena mereka bekerja di prinsip yang sama seperti takut.
?
Takut sendiri pun sebenernya gak bisa jadi alat pendeteksi kebohongan yang baik. Orang bisa saja takut karena mengingat ulang kejadian, bisa juga takut karena perkataannya tidak dipercaya karena dia bukan orang yang bisa dipercaya atau bisa juga takut karena kebohongannya terungkap. Kita harus tahu apa yang mendasari rasa takut jika ingin mendeteksi kebohongan seseorang.

- Perasaan Bersalah akan berbohong
Perasaan bersalah ketika berbohong akan terlihat jika seharusnya sebuah kebohongan tidaklah harus dilakukan. Sedangkan kebohongan yang sifatnya ?white lies? tidak akan terlihat ketika seseorang berbohong
- Duping Delight
Kita pasti pernah deh ngerjain temen kita dengan sebuah kebohongan yang dia percaya. Terus kita ngerasa seneng ketika kita ngeliat temen kita percaya gitu aja kebohongan kita, nah inilah yang namanya duping delight. Sebuah perasaan senang bahwa kebohongan kita dipercaya. Pada episode pertama lie to me dikatakan bahwa, ketika seseorang berbohong maka orang tersebut akan lebih sering maintain eye contact karena dia ingin mengetahui apakah orang yang dibohonginya itu sadar akan kebohongannya. Atau juga mungkin karena dia ingin merasakan duping delight ini.
?
Waktu gue SMA ada satu game dimana kita harus berbohong terhadap kartu yang ada di tangan. Waktu itu gue kalah mulu, I am such a bad liars. Temen-temen gue yang jago ngebohong itu adalah temen-temen yang bisa dibilang sekarang sukses di karirnya dan dulu merupakan orang-orang yang ?terkenal? di sekolah. Mereka bisa berbohong mengenai kartu mereka dan bisa menyembunyikannya di muka mereka. Bisa dibilang temen-temen gue yang jago bohong ini memiliki skill yang cukup advance dalam negosiasi dan berbicara dengan orang-orang di sekelilingnya. Dan jelas mereka adalah orang-orang yang bisa menyembunyikan duping delight ketika mereka melihat kebohongannya di percaya oleh orang lain.
Kesalahan terbesar gue adalah, ketika gue berbohong gue gak senyum. Padahal senyum adalah hal termudah untuk menyembunyikan setiap emosi yang ada. Jadi setiap kali kita ngerasa sebuah emosi kita selalu bisa nyembunyiinnya dengan senyum.
?
Pada intinya, setiap kali kita melakukan kebohongan maka akan ada emosi yang keluar dari muka seseorang. Dan untuk mendeteksi kebohongan dengan baik kita harus mengerti emosi apakah yang seharusnya keluar ketika sebuah pernyataan dikeluarkan. Dan ketika kita merasa ada yang salah atau tidak sinkron antara emotions dengan muka seseorang distitulah kebohongan kemungkinan besar ada.
?
PS1:
Akhir-akhir ini gue mendalami skandal percintaan. Dan gak banyak orang pinter mendeteksi kebohongan. Ada yang dah mendeteksi tapi menutup mata. Ada juga yang dah ketawan berkali-kali tapi gak kapok. Ada juga yang tidak bisa menggunakan sebuah kenyataan dengan baik. Ada juga yang bohong untuk ngebuat orang menjauh.?
?
Nobody is actually telling another person the truth
?
PS2:
Please whisper to my ears those words you used to say…
Simple words that I?d like to hear….
?
A colours of life I see when I smell you close to me….
As if it was blessed me out of my curse…
Please beautifully put it to me, deep inside….
And I will pour it the seeds of life to you….
?
PS3:
You won?t hear things from me again…
For you have betrayed the trust and prefer to stay in lies….
I know that some people don?t fit in living the truth….
Have fun in wonderland….
Eat Cheese and Get High!
Jadi kemaren akhirnya gue barhasil nonton film yang dah lama banget gue pengen tonton tapi gak pernah berhasil. Di film, super size me, seseorang melakukan ide bodoh dengan cara mengkonsumsi 30 hari secara penuh fast food….Hehehehe….Gue sendiri gak pernah berani melakukan itu….
Gue sendiri waktu di proses menggemukkan badan makan fast food secara berlebihan up to 3 times a week…kalo dalam film ini gue termasuk super heavy users of fast food…Walhasil badan gue sekarang gampang banget naiknya…hahaha…padhaal tadinya susah amat mau naikin 10kg aja…Dan sekarang konsumsi fast food gue hanya 2 minggu sekali minimal…itupun kalo makan sendiri gak ada yang nemenin….kalo ada yang nemenin pasti gue usahain gak makan disitu deh kalo bener2 gak pengen….
Eventhough i know it’s bad but it tastes good…
Hehehee…sebenernya kalo di indonesia masih mending lah ya…secara fast food kita gak terlalu parah2 amat….for example orang indo kalo dateng ke fast food jarang banget kan beli burger (burger itu porsinya kecil menurut orang indo…tapi masya allah calori nya mengerikan sekali….)…Kebanyakan dari orang indonesia belinya palingan ayam gorengnya yang masih mendingan kadar fat dan calorinya dibandingkan daging….
Basically, kenapa kadang kita makan sesuatu yang berlebihan itu terkadang karena addiction kita terhadap sesuatu….Ada yang sering meminum alcohol yang bagi orang awam adalah sebuah penyiksaan meminum sesuatu yang pahit dan sulit ditelan….Atau merokok yang bagi orang non smokers sebuah penyiksaan bodoh menghisap asap….Atau memakan coklat yang bagi sebagian orang sesuatu yang tidak enak…semuanya itu karena kita addict terhadap produk tertentu…
Cuma bedanya kita bisa menegur seseorang ketika seseorang merokok terlalu banyak atau meminum alkohol terlalu banyak…Tapi gak pernah bisa menegur wanita overweight yang dengan sadisnya mengkonsumsi coklat terlalu banyak….He3…I would enjoying that when that happens…hehehehe….
Satu fakta yang menarik tentang beberapa minuman bersoda adalah banyak diantaranya mengandung caffeine…Hehehehe…Gue pertama kali liat…bener2 penuh tanda tanya….tapi mungkin sekarang gue tahu jawabannya…Yaitu, bukan karena kita harus “melek” ketika minum coca cola…Tapi karena coca-cola membutuhkan kita untuk terus ketagihan terhadap produknya….
Keju juga memiliki kadar untuk membuat seseorang ketagihan….kenapa?…Karena keju memiliki caseid yang jika dipecah dalam tubuh akan menjadi casomorphin….Morphin? betul, morphin yang berasal dari caseid…dapat mengakibatkan seseorang dapat merasakan surga ketika memakan produk tersebut…hehehehe….pernah ngerasa craving keju ato chocolate?…Itulah efek dari casomorphin…hehehehe…..
Be careful with what you eat….
PS:
You are what you eat!
PS2:
Amerika overweight
Somalia need some weight….
Indonesia kebanjiran….
Negara lain kekurangan air….
Dunia udah bener2 pada titik ekstrim karena manusianya sendiri….
A Crack in Between
This cold feelings and fleeting memories are passing this city…
City lights and rain is the only things that companies me tonight….
Tonight is the night where world becomes my own prison….
But hey, You can divide us but cannot separate us…
?
I know you’ve tried a lot to stay there…
You’ve tried a lot to divide us apart….
Tomorrow is the day we met…
Silently deeply involved….
?
You can force one of us to die…
You can tear the world apart…
But once there’s a crack you can’t see…
We will be united before you know it….
?
My heart met hers….
Like water met its stream….
Lie To Me ? Notes on Lying Part 2
Pada chapter kedua buku Telling Lies kita akan diajarkan definisi sebenarnya dari sebuah kebohongan dan beberapa jenis kebohongan.
?
Menurut gue, pertanyaan paling sulit yang manusia akan terus hadapi adalah pertanyaan ?Do you love me??. Pertanyaan yang paling sering diajukan oleh salah satu orang ke orang lain. Beberapa menjawabnya dengan kebohongan, beberapa lagi menjawabnya dengan sesuatu yang tidak benar namun tidak berbohong beberapa lagi menjawabnya dengan kenyataan.
?
Kenyataannya pertanyaan tentang cinta selalu lah dijawab dengan kebohongan. Karena kita gak pernah tau sebenarnya apa yang kita rasa dari orang lain. Kita hanya bisa mengasosiasikan cinta dengan keinginan untuk memiliki, caring for other, nafsu birahi, dan lain sebagainya. Semakin banyak asosiasi yang berhubungan dengan cinta semakin kita menyatakan kita mencintai seseorang. Tapi apakah itu berarti kita berbohong? Tidak! Setidaknya menurut saya.
?
Dari episode di film In Treatment, ketika kita dihadapi oleh pertanyaan yang sulit dan kita tidak mengetahui jawabannya maka kita akan menjawabnya sesuai dengan pertanyaan terarah yang dilakukan oleh orang lain.
?
Jadi bisa dikatakan jujur bisa berarti jujur mengatakan apa yang seseorang rasakan meskipun sesuatu itu tidaklah selalu benar. Misal, para pendeta sebelum era galileo mengatakan bahwa bumi adalah pusat dari alam semesta. Hal ini tidak benar (false) tapi bukan berarti para pendeta tersebut berbohong karena mereka tidak mengetahui hal ini secara benar. Hell, kita gak pernah tau tentang ini sampai Armstrong berhasil kembali menginjak bumi.
?
Jadi, bisa dibilang kebohongan adalah ketika seseorang mencoba untuk mengarahkan orang ke arah yang salah ketika seseorang tahu yang sebenarnya terjadi.
?
Dalam buku ini ada 2 jenis standard basics of lying, yaitu:
1. Concealing (Menyembunyikan)
2. Falsifying (Memalsukan)
?
Seperti yang kita ketahui concealing adalah bentuk berbohong yang paling mudah dan bisa dilakukan kapan saja tanpa sebelumnya memikirkan apa yang harus kita lakukan. Dan yang kedua adalah memalsukan sebuah kenyataan. Sebuah bentuk kebohongan yang memerlukan ekstra cognitive processing.?
?
Dalam berbohong hal-hal yang sulit dilakukan adalah menutupi emosi. Dan itulah apa yang dapat menyebabkan leakage dan clues to deceit. Misal seseorang merasa panik ketika ditegur bosnya dari belakang meskipun dia tidak melakukan hal yang aneh-aneh di Komputernya. Kita bisa tau dia panik, tapi panik itu tidak selalu seseorang berada dalam keadaan bersalah. Dalam film seri lie to me, kita selalu dihadapkan pada kasus. Bahwa setiap orang berbohong bukan untuk menutupi pembunuhan suatu kasus. Tapi terkadang kita berbohong untuk menghindari embaressment (malu) dari pengungkapan kenyataan.

Pada episode lain di the leverage ada statement seperti berikut, ?Your eyes shifted to the right (right brain is where the lies is available in most modern science). So anything you?ve said is lie? and then sophie tells him to say, ?Yes I lied. I am not here occasionally I just escaped from my daily life?. Ini adalah bentuk lain dari kebohongan yang paling advance, yaitu mengakui bahwa dia berbohong namun berbohong lagi untuk menutupi apa yang dia bohongi. Sometimes we found out people are lying about something but we never know what they lies about and the motives on lying. People might lie about anything.
?
Dari perjalanan cinta gue. Gue pernah dapet perempuan yang sangat curiga, bahkan most of the time gue harus berbohong whereabout gue. Kadang gue harus berbohong kalo gue pengen ketemu dia. Love is one unique thing. They don?t constantly stays at a value. Dan itu gak berarti gue berbohong untuk melakukan sebuah perselingkuhan. Gue memproteksi relationship gue. Evading berantem. So I might lie but that lie doesn?t always because I feel guilty. Itulah kenapa kita harus tahu apakah ada micro expression gue merasa bersalah ketika gue berbohong.
?
Sebuah kebohongan dapat bocor jika terjadi leakage yaitu salah ngomong mengenai yang sebenarnya atau clues to deceit yaitu perilaku yang menyatakan bahwa seseorang berbohong.?
?
Pada chapter 2 buku ini menyatakan bahwa jika seseorang pitchnya meningkat ketika menyelesaikan sebuah kalimat maka seseorang itu berbohong. Episode 3 Lie To Me menunjukkan bahwa putrinya lightman berbohong dengan menyelesaikan sebuah pernyataan dengan kenaikan pitch. Episode 4 Lie to Me mengatakan bahwa sang bestman berbohong mengenai the groom karena keseluruhan pernyataannya dilakukan dengan high pitch. Episode 4 Lie To Me, mengatakan bahwa ketika ada additional cognitive process because of lying seseorang akan menyatakan seseuatu berulang-ulang dan terbata-bata. Basically, buku ini mengatakan seseorang berbohong jika terjadi keanehan pada tonal voice (baik naik atau terlalu bawah), slip of tongue atau repetition karena additional cognitive process, atau karena facial expression lainnya.
?
PS:
Hwah, gue mulai kepikiran untuk gak ngepublish tulisan gue ini. Takut2nya tulisan ini ngebuat kiamat. People lie because they want to protect something. Themselves atau orang lain.?
?
Ada baiknya kita membiarkan sesuatu itu tetap pada state of illusion.
?
Ps2:
Why I write this?
People remember?
90% of what they?ve teached