Blue and Red Pills Part 3
What would I believe?
A non believer like me believing the unbelievable
What keeps me stays alive after all the red pills?
Maybe a love what would keep me stay alive
While you stays alive because of the blue pills
Blue and Red Pills Part 2
Kau menjulurkan lidahmu
Kau menelan lagi obatmu di depan mataku
Dan aku menelan obatku sendiri sembari melihatnya memberimu
Obat yang akhirnya selalu kau telan setelah dia berkata “ngambeeeek…ngambeeeeek…”
Siapa yang bodoh disini?
Blue and Red Pills
I know a guy eating the blue pills everyday…not knowing anything…a bliss brighten up the dark truth…he is happy…
I know myself eating the red pills everyday…knowing the truth that would sadden me and make me gloom…I am not happy…
A different between that guy and me is only the pills we take….I take the truth as the real truth….and he take the lies as the real truth….
I’m not happy and he is happy…
Hormones and Loves
Pada usia young adult seperti sekarang ini gue udah mulai kehilangan gairah akan cinta…semakin sedikit perempuan yang bisa ngebuat gue tertarik meskipun standar gue terus diturunkan…
Padahal 10 tahun yang lalu gue bisa menyukai siapapun yang ada di depan mata gue…bener, mata gue ini gak kebal PEA yang berhasil dikeluarkan oleh indra visual yang terbaca otak…
Seorang kawan lama menulis tentang PEA dan efeknya sebagai candu yang tidak sengaja kita lakukan kepada badan kita…
Pernyataan itu menjelaskan kenapa dulu saya begitu kecanduan…dan sekarang pelan-pelan candu itu hilang…dan kalau tidak dalam keadaan kecanduan gue bakal bilang sesuatu yang logis…lantas candu itu hilang dan apa yang tidak logis kembali datang…
Itu menjelaskan bagaimana rasa deg-degan bisa hilang ketika sudah lama berhubungan…sebagaimana badan menolak makanan enak yang tiap hari kita makan…sebagaimana badan memiliki resistance terhadap alkohol…dan sebagaimana heroine menjadikan seseorang over dosis…
Bagaimana perkawinan lama berakhir tidak menyenangkan…
Gue gak mau ngeliatnya cinta sebagai sesuatu by product dari sesuatu yang tidak kita rasakan…kita diciptakan untuk merasakan hal-hal tersebut…tapi gue menyarankan elo semua untuk mengontrol gaya merokok, minum, ngobat dan cinta elo demi kebaikan elo sendiri…
Ada hal lain diluar kecanduan akan cinta yang perlu lo atasi dalam hidup lo…
Free Drinks and Snacks at T3 soekarno hatta
Kemaren gue turun pesawat dari T3 soekarno hatta…hari ini gue boarding dari T3 soekarno hatta…
Design T3 ini memang lebih baik dari T2 dan T1 yang emang dah kuno abis…T3 lebih modern dan bersih…
Food stall tertata rapih…dan lebih seperti mall daripada airport…kursi boarding loungenya enak karena ada bantalannya….lebih enak dari changi T1…
Tapi yang lebih menarik lagi ternyata di dalam T3 ini ada vending machine…
Ada 4 tipe vending machine dan ada 8 vending machine di seluruh boarding lounge…
Hari ini gue ngedeketin vending machine sambil mikir…hmmm, what should I buy…liat…liat…liat…gak ada yang menarik…tapi pas ngeliat led display…terlihat…credit 7000…ha3…durian runtuh…
Langsung pencet minuman…belajar dari 1 vending machine ini gue berburu free snacks and drinks….ternyata setiap mesin nyisain kredit yang lumayan…dan sepertinya mereka gak sadar kalau uangnya tidak bisa dikembalikan stelah selesai membeli produk…atau setelah mereka memasukkan uang mereka bingung mengoperasikan vending machinenya…karena vending machinenya cukup sulit dioperasikan kalau terbiasa sama vending machine pencet langsung keluar…yang ini tipe yang harus masukkin nomor terus pencet enter (cuma ada logo e) sebelum minum atau snacks-nya keluar..
Walhasil…I got free coffee and snack before the flight…ha3…
Rich People, why?
Dalam ekonomi sering sekali seseorang dibilang orang terkaya berdasarkan dari penghasilannya per tahun.
Waktu awal masuk di perusahaan baru ini gue menikmati income yang sangat banyak. Perusahaan telco secara rata2 menikmati 1.5x gaji lebih besar dari banking. Dan perusahaan gue menjamin karyawannya menikmati top 25% gaji di telco industri.
Gue ,sebagaimana orang lain, terus berupaya meningkatkan penghasilan kita. Namun sebenarnya penghasilan (income) adalah banyaknya uang yang kita hasilkan…dan kekayaan adalah banyaknya uang yang dapat kita timbun…
Jadi dengan gaji yang sama seseorang dapat dikatakan miskin dan kaya…jadi bisa dibilang kaya atau miskin tidak hanya tergantung oleh income tetapi juga tergantung oleh expenditures (pengeluaran) yang kita lakukan…
Seorang teman dengan gaji yang sama tidak dapat memakan makanan yang sama mahalnya. Seorang teman dengan gaji yang sama tidak dapat membeli jam yang sama mahalnya.
Bahkan tidak mampu membayar kosan yang sama mahalnya.
Kenapa?
Karena semua tergantung dengan value imaginary yang kita buat untuk menentukan apakah sebuah produk pantas untuk dibeli atau tidak.
Think again on how you think you can live richly!