Corporate Growth =/= Economic Growth

December 4th, 2009 by Zhar Aditya (0) Good bye Psychosist

Di minggu ini hari senin gue dateng ke corporate meeting di perusahaan gue. Ternyata visi & misi perusahaan gue di tahun 2010 diubah lebih fine tuning….Sesuatu yang langsung membuat otak gue bekerja keras adalah perubahan visi & misi perusahaan yang katanya “contributing to the country economic growth”.

FYI, Perusahaan gue adalah perusahaan telekomunikasi yang hanya bergerak di Indonesia (sampai saat ini). Jadi basically tidak ada import/export yang terjadi dilakukan oleh perusahaan ini karena sifatnya yang bergerak dibidang jasa telekomunikasi. It is almost impossible to import/export services.

Economic Growth (pertumbuhan ekonomi) pada dasarnya ditentukan oleh Gross Domestic Product. Apa itu  gross domestic produk? Gross Domestik produk adalah seluruh produksi yang berhasil dibuat oleh negara tersebut. Produk tersebut dapat berupa Barang ataupun Jasa. Jadi, pertambahan dari GDP berarti juga penambahan pada kemampuan ekonomi.

Para Ekonom telah menemukan formula untuk GDP, yaitu consumed goods/services + Investment negara tersebut + Government expenditure (pengluaran negara) + Export yang dihasilkan negara tersebut – Import.

Sekarang bayangkan ekonomi adalah air yang mengalir dari tempat yang lebih rendah ke tempat yang lebih tinggi…Semua negara di tempat yang tinggi berhasil menyerap uang lebih banyak dari negara yang lebih rendah dengan kemampuan exportnya yang hebat…Yang tinggi ini maksudnya mata rantai produksi ya…

Misal produksi indonesia adalah produksi alam seperti minyak bumi kita kirimkan ke negara-negara yang lebih miskin minyak buminya seperti zimbabwe…

Pada produk jasa, tidak dapat dilakukan import atau export…dengan kata lain kita hanya dapat meningkatkan Consumption rate of Goods and Services dari formula C+I+G…Namun, consumption rate of goods ini hanya dan hanya dapat meningkat apabila ada faktor lain….

Misal Zimbabwe, jika mereka tidak memiliki kemampuan untuk menarik uang ke negaranya (dengan asumsi Zimbabwe adalah negara yang tidak dapat mengembangkan diri melalui informasi)….Maka economic growth dari negara tersebut akan selalu sama dengan 0….Jadi bisa dibilang consumption rate of Goods and Services tergantung dari export dan import, dari knowledge development negara tersebut untuk menciptakan produk yang lebih mahal dengan bahan baku yang murah…juga dari kemampuan dari negara tersebut menarik investor….

Memang kalau dilihat dari semua ini, sebuah perusahaan telekomunikasi hanya dan hanya akan dapat mengeruk keuntungan dalam negeri….Secara economic riil perusahaan telekomunikasi ini tidak akan pernah dapat meningkatkan economic growth….namun, secara non-riil perusahaan telekomunikasi ini dapat menarik Investment dari negara lain…Dapat membuat produk menjadi sangat murah dengan menciptakan telekomunikasi yang baik dan murah….

Tapi impian untuk meningkatkan economic growth dari negara tidak akan pernah dapat dicapai jika perusahaan ini tidak pernah melakukan penarikan capital dari luar negeri ke dalam negeri…Karena faktor tersebut yang paling penting dalam flow of economics energy…

Tidak ada negara yang tertutup yang menjadi kaya….

Mereka hanya puas dengan kekayaan yang mereka tidak tahu kalau mereka dapat lebih kaya….

Leave a Reply (Ayo donk, Koment!)