Buddha Way
Top Floor Buddha in Borobudur Temple
Edited with Photoshop for color and tone
Akerlof’s Lemon in Love Partner Market
George Akerlof, pemenang nobel 2001 dibidang ekonomi yang berhasil menulis sebuah teori mengenai game theory yang terjadi apabila seseorang membeli mobil.
Pada paper yang ditulisnya pada intinya dia menyatakan, bahwa terjadi assymmetric information (informasi yang tidak simetris, yang tidak sama, yang dimiliki antara calon buyer dan pemilik) ketika pembelian mobil…Sehingga secara general buyer hanya akan menawar mobil dengan qualitas rata-rata dan pemilik mobil dengan kualitas baik tidak akan pernah menjual mobilnya karena dianggap kualitasnya rata-rata….Jadi, seluruh mobil yang ada di pada market used cars pada general adalah mobil dengan kualitas yang buruk…
Akerlof juga menulis mengenai asuransi kesehatan…pada asuransi kesehatan hanya buyer yang mengerti mengenai kesehatan dirinya…sedang pemberi asuransi mencoba mengetahui informasi ini dan memperkirakan berapa premium yang harus dikenakan seseorang….Tapi, sebaik apapun perusahaan asuransi mencoba memprediksi dia gak bakal pernah tau kira-kira si calon pembeli asuransinya bakal sakit apa…Hasilnya asuransi memberikan premi asuransi dengan harga yang tinggi…saking tingginya hanya orang yang merasa dia sangat pesakitan sehingga dia bakal ngebeli premi tersebut….
Mengerti kan seberapa horor free market kalau terjadi asymmetric information?
Sekarang asymmetric information juga terjadi pada mencari pasangan hidup…Kita mencari wanita yang begitu sempurna…Tapi in reality tidak ada yang begitu sempurna…pasti ada aja celanya….sehingga ada asymmetric information antara penjual dan pembeli….Dua-duanya saling membodohi untuk membeli produknya melalui cara-cara marketing, you name it social reconstruct (engineering), social dynamics, peacocking, show of power, scarcity of supply…dan kedua2nya mendapatkan apa yang dia tidak inginkan sebenarnya tapi kedua dari mereka sudah berekspektasi akan mendapatkan average pasangan hidup…Kalau mereka mengetahui mereka mendapatkan lemon sebelum pernikahan atau sebelum pacaran maka keduanya tidak akan melanjutkan hubungan tersebut….Jika sampai pernikahan things will get worst….
Tapi akerlof hanya menjelaskan satu sisi dari avid used car buyer dan seseorang yang sangat mengerti masalah kesehatan sehingga bisa memutuskan untuk membeli asuransi kesehatan….
Ada sisi lain yang tidak dibahas akerlof adalah expectation….akerlof menggunakan asumsi rata-rata dari kualitas mobil bekas menjadi keinginan/ekspektasi seseorang terhadap mobil tersebut yang mencerminkan sejumlah uang yang ingin ia bayar untuk mobil tersebut…
namun, rata-rata tiap orang dipengaruhi oleh seberapa banyak orang tersebut membeli mobil bekas…semakin banyak orang tersebut membeli mobil bekasi semakin baik persepsi “rata-rata kualitas” mobil….apabila orang tersebut membeli mobil bekas hanya beberapa kali…dan kebetulan yang dia beli adalah peach semua (mobil yang baik) maka orang tersebut tidak akan mengekspektasi untuk mendapatkan lemon….
Ekspektasi ini juga berhubungan dengan seberapa banyak elo pacaran…..
Bahwa semakin banyak elo pacaran semakin bisa lo menerima seseorang tersebut apa adanya….bahwa semakin banyak elo pacaran semakin bisa lo menerima cowok atau perempuan yang sangat aneh kedalam hidup lo…karena lo sudah menyadari (ekspektasi) dari kenyataan love partner market…bahwa sesuatu yang peach mungkin hanya ada dalam alkitab dan novel (yang keduanya ditulis manusia)
Maka ada dua market yang terjadi di pasar dalam love partner market…
Pasar pertama adalah pasar yang menyadari bahwa dia akan mendapatkan average women sebagai average women siapapun pilihan yang dia pilih karena setiap perempuan akan menyembunyikan seseuatu yang later lo menyadari bahwa itu tidak terlalu penting. Tapi lo menjadi bersedia hanya untuk membayar (dengan effort tentunya) sesuai dengan harga rata-rata dari setiap perempuan…
Pasar kedua adalah pasar yang tidak menyadari bahwa dia akan mendapatkan lemon or peach….namun, hanya memiliki satu ekspektasi bahwa produk tersebut peach maka ia menginginkannya (because nobody wants to buy lemon)…dan bersedia membayar dengan harga yang sangat tinggi…
PS for solution:
Akerlof menjelaskan pada time frame yang non-continue dan seakan membuatnya menjadi doomsday jika kita salah memilih asuransi atau mobil atau perempuan….
Tapi hidup ini jalan terus…jika ktia salah memilih mobil kita bisa menjualnya lagi…yes, we sell the lemon back for peach price…he3…dan kita bisa menghentikan asuransi jika ternyata kita gak mudah sakit atau menyadari bahwa ternyata diri lo adalah keterunan superman…atau soal perempuan kita tahu apa yang harus kita lakukan….
Intinnya…one day expectation bakal ketemua dengan kenyataan…dan pada saat itu lo baru bisa menentukan apakah lo akan menyimpan produk tersebut atau tidak…
Dan pasar yang gue pake utnuk perempuan adalah….I only pay what you offer….I buy all…I keep what I like…
Pasar yang gue pake untuk mobil bekas adalah…Average quality for second car…he3…gue gak sebodoh itu untuk kenalin mesin mobil….
Pasar yang gue pake untuk asuransi kesehatan adalah…dont buy them..keturunan keluarga gue cuma kanker…tapi gue diet makanan secara teratur…makan serat secara teratur…dan minum antioxidant dengan baik…berat badan normal cenderung kurus….BMI gue normal…fat gue normal…
Corporate Growth =/= Economic Growth
Di minggu ini hari senin gue dateng ke corporate meeting di perusahaan gue. Ternyata visi & misi perusahaan gue di tahun 2010 diubah lebih fine tuning….Sesuatu yang langsung membuat otak gue bekerja keras adalah perubahan visi & misi perusahaan yang katanya “contributing to the country economic growth”.
FYI, Perusahaan gue adalah perusahaan telekomunikasi yang hanya bergerak di Indonesia (sampai saat ini). Jadi basically tidak ada import/export yang terjadi dilakukan oleh perusahaan ini karena sifatnya yang bergerak dibidang jasa telekomunikasi. It is almost impossible to import/export services.
Economic Growth (pertumbuhan ekonomi) pada dasarnya ditentukan oleh Gross Domestic Product. Apa itu gross domestic produk? Gross Domestik produk adalah seluruh produksi yang berhasil dibuat oleh negara tersebut. Produk tersebut dapat berupa Barang ataupun Jasa. Jadi, pertambahan dari GDP berarti juga penambahan pada kemampuan ekonomi.
Para Ekonom telah menemukan formula untuk GDP, yaitu consumed goods/services + Investment negara tersebut + Government expenditure (pengluaran negara) + Export yang dihasilkan negara tersebut – Import.
Sekarang bayangkan ekonomi adalah air yang mengalir dari tempat yang lebih rendah ke tempat yang lebih tinggi…Semua negara di tempat yang tinggi berhasil menyerap uang lebih banyak dari negara yang lebih rendah dengan kemampuan exportnya yang hebat…Yang tinggi ini maksudnya mata rantai produksi ya…
Misal produksi indonesia adalah produksi alam seperti minyak bumi kita kirimkan ke negara-negara yang lebih miskin minyak buminya seperti zimbabwe…
Pada produk jasa, tidak dapat dilakukan import atau export…dengan kata lain kita hanya dapat meningkatkan Consumption rate of Goods and Services dari formula C+I+G…Namun, consumption rate of goods ini hanya dan hanya dapat meningkat apabila ada faktor lain….
Misal Zimbabwe, jika mereka tidak memiliki kemampuan untuk menarik uang ke negaranya (dengan asumsi Zimbabwe adalah negara yang tidak dapat mengembangkan diri melalui informasi)….Maka economic growth dari negara tersebut akan selalu sama dengan 0….Jadi bisa dibilang consumption rate of Goods and Services tergantung dari export dan import, dari knowledge development negara tersebut untuk menciptakan produk yang lebih mahal dengan bahan baku yang murah…juga dari kemampuan dari negara tersebut menarik investor….
Memang kalau dilihat dari semua ini, sebuah perusahaan telekomunikasi hanya dan hanya akan dapat mengeruk keuntungan dalam negeri….Secara economic riil perusahaan telekomunikasi ini tidak akan pernah dapat meningkatkan economic growth….namun, secara non-riil perusahaan telekomunikasi ini dapat menarik Investment dari negara lain…Dapat membuat produk menjadi sangat murah dengan menciptakan telekomunikasi yang baik dan murah….
Tapi impian untuk meningkatkan economic growth dari negara tidak akan pernah dapat dicapai jika perusahaan ini tidak pernah melakukan penarikan capital dari luar negeri ke dalam negeri…Karena faktor tersebut yang paling penting dalam flow of economics energy…
Tidak ada negara yang tertutup yang menjadi kaya….
Mereka hanya puas dengan kekayaan yang mereka tidak tahu kalau mereka dapat lebih kaya….
Dunbar’s Number : How Much Friends you Should Have?
Robin Dunbar seorang peneliti anthropologis asal british (inggris) melakukan sebuah penelitian mengenai social relationships pada grup masyarakat pedalaman, masyarakat modern di pedalaman serta penelitian dilakukan pada grup militer. Dunbar menemukan bahwa pada rata-rata setiap orang hanya dapat memiliki social relationships yang baik kepada (rata-rata) 150 orang.
150 orang ini dapat termasuk keluarga, dapat termasuk teman sekerja, teman semasa kecil….Namun, dunbar percaya bahwa 150 adalah limit dari kemampuan otak manusia (ed: dan banyaknya waktu yang manusia punya) untuk dapat melakukan social relationships kepada orang yang dianggap penting.
this limit is a direct function of relative neocortex size, and that this in turn limits group size … the limit imposed by neocortical processing capacity is simply on the number of individuals with whom a stable inter-personal relationship can be maintained.
Dunbar percaya bahwa seseorang akan memiliki angka yang jauh lebih tinggi diatas angka rata-rata apabila orang tersebut menikmati “hasil” yang lebih dari social networking. Sedang orang-orang yang tidak menikmati “hasil” akan memiliki angka yang lebih rendah. Dapat dibilang, orang yang memiliki social networking yang baik adalah orang-orang yang sebenarnya sangat tergantung dengan orang lain.
Ketika dunbar meneliti ini tidak ada facebook dan telefon yang ada hanyalah telefon kabel. Tidak ada telepon genggam. Tidak ada facebook. Satu-satunya cara agar seseorang dapat berhubungan dengan orang lain adalah dengan cara bertatapan.
Social Grooming harus dilakukan dengan bertatapan muka. tidak seperti saat ini dimana seseorang dapat melakukannya dengan mengirimkan pesan via facebook atau sms. Mungkin kemampuan manusia modern untuk melakukan bisa melebihi manusia era 1990an?
Dunbar mengatakan dalam penelitiannya. Pada umumnya manusia memiliki 5 teman dekat. Dimana teman dekat (inti) ini akan memberikannya teman-teman lainnya. Jika 3 dari 5 teman dekatmu adalah saudara kandungmu. Maka semakin sedikit teman yang didapat diluar dari circlenya.
Sebuah penelitian lain yang dilakukan di Amerika kepada 10.000 pelajar mengatakan bahwa banyaknya teman mempengaruhi gaji seseorang. Pada penelitian itu setiap satu tambahan teman akan meningkatkan gaji seseorang sebanyak 2% dari rata-rata gaji seseorang.
Tanpa perlu penelitian juga kita sama-sama mengetahui bahwa semakin menarik seseorang secara fisik (tanpa social skill) akan menarik semakin banyak teman. Jadi, menarik teman juga bisa dilakukan dengan menjadi “burung merak”, peacocking
So how much friends you should have?
For the sake of money I think you should have much of friends
But for the sake of oneself, It doesnt matter!
For what is matter having a quality one friend is actually enough to make you happy rather than having too many unknown friends.
Framing a Perception
Akhir-akhir ini di detikinet banyak banget berita mengenai kemarahan pelanggan karena turunnya speed quota yang diberikan kepada para pelanggan tersebut. Dan tidak banyak yang marah-marah teriak-teriak cuma karena speed quotanya diturunkan. Entah kemarahan tersebut mengada-ada ala detikinet atau benar terjadi hal yang pasti memang “ada” yang kecewa mengenai keputusan telkomsel ini.
Tapi tidak…saya tidak akan membahas mengenai Telkomsel dan mengapa kuota tersebut diturunkan….Saya yakin pelanggan dan Telkomsel memiliki kemampuan berpikir yang cerdas…
Yang menarik adalah bagaimana Telkomsel dan Pelanggan bisa berantem karena hal yang sebenarnya sangat simpel…
Telkomsel dengan gagahnya…datang dan mengambil (kembali) kuota yang sebenarnya dimiliki oleh Telkomsel dan mengatakan “aku mengambilnya kembali karena ada beberapa orang yang melakukan abuse terhadap bandwidth quota”…Well, news flash guys! every unlimited bandwidth user are possible abuser….Apakah telkomsel tidak mengetahui hal ini? Tentu saja tahu….Tapi ini framing perception yang menarik untuk menarik kembali kuota….
Dan Pelanggan dengan bodohnya “tidak rela” kebebasannya diambil….Karena pelanggan taken for granted terhadap unlimited quota tersebut….Jadi bisa dibilang orang yang “tidak rela” sebenarnya adalah possible abuser…
Padahal pada kondisi normal (dimana tidak ada addiction terhadap internet),
Kalau tidak ada lagi kesepakatan harga antara pelanggan dan pembeli maka baik pelanggan atau pembeli boleh untuk membatalkan barang dagangannya….
Apakah ada yang marah kepada USA ketika nilai tukar USA meningkat menjadi 10k dalam satu hari?
This is free market my friend…Everyone free to sell things how many with how much price tag on it….
Stupid People!
Here’s some wake up alarm for those with failing grades….
“Peneliti dari New Mexico mencoba membuktikannya dengan menguji sperma dari beberapa orang pria di Vietnam. Hasilnya menunjukkan bahwa pria yang berintelejensi tinggi memiliki sperma yang lebih sehat.” As Quoted from DetikHealth.
Beware Stupid People! Nature has taken its course. You! will one day extinct!
He3
Hormones and Loves
Pada usia young adult seperti sekarang ini gue udah mulai kehilangan gairah akan cinta…semakin sedikit perempuan yang bisa ngebuat gue tertarik meskipun standar gue terus diturunkan…
Padahal 10 tahun yang lalu gue bisa menyukai siapapun yang ada di depan mata gue…bener, mata gue ini gak kebal PEA yang berhasil dikeluarkan oleh indra visual yang terbaca otak…
Seorang kawan lama menulis tentang PEA dan efeknya sebagai candu yang tidak sengaja kita lakukan kepada badan kita…
Pernyataan itu menjelaskan kenapa dulu saya begitu kecanduan…dan sekarang pelan-pelan candu itu hilang…dan kalau tidak dalam keadaan kecanduan gue bakal bilang sesuatu yang logis…lantas candu itu hilang dan apa yang tidak logis kembali datang…
Itu menjelaskan bagaimana rasa deg-degan bisa hilang ketika sudah lama berhubungan…sebagaimana badan menolak makanan enak yang tiap hari kita makan…sebagaimana badan memiliki resistance terhadap alkohol…dan sebagaimana heroine menjadikan seseorang over dosis…
Bagaimana perkawinan lama berakhir tidak menyenangkan…
Gue gak mau ngeliatnya cinta sebagai sesuatu by product dari sesuatu yang tidak kita rasakan…kita diciptakan untuk merasakan hal-hal tersebut…tapi gue menyarankan elo semua untuk mengontrol gaya merokok, minum, ngobat dan cinta elo demi kebaikan elo sendiri…
Ada hal lain diluar kecanduan akan cinta yang perlu lo atasi dalam hidup lo…
Rich People, why?
Dalam ekonomi sering sekali seseorang dibilang orang terkaya berdasarkan dari penghasilannya per tahun.
Waktu awal masuk di perusahaan baru ini gue menikmati income yang sangat banyak. Perusahaan telco secara rata2 menikmati 1.5x gaji lebih besar dari banking. Dan perusahaan gue menjamin karyawannya menikmati top 25% gaji di telco industri.
Gue ,sebagaimana orang lain, terus berupaya meningkatkan penghasilan kita. Namun sebenarnya penghasilan (income) adalah banyaknya uang yang kita hasilkan…dan kekayaan adalah banyaknya uang yang dapat kita timbun…
Jadi dengan gaji yang sama seseorang dapat dikatakan miskin dan kaya…jadi bisa dibilang kaya atau miskin tidak hanya tergantung oleh income tetapi juga tergantung oleh expenditures (pengeluaran) yang kita lakukan…
Seorang teman dengan gaji yang sama tidak dapat memakan makanan yang sama mahalnya. Seorang teman dengan gaji yang sama tidak dapat membeli jam yang sama mahalnya.
Bahkan tidak mampu membayar kosan yang sama mahalnya.
Kenapa?
Karena semua tergantung dengan value imaginary yang kita buat untuk menentukan apakah sebuah produk pantas untuk dibeli atau tidak.
Think again on how you think you can live richly!
Life and our program
Ada yang tau apa itu NLP dan hipnotis?
NLP adalah singkatan dari neuro language programming yang berguna untuk memprogram perilaku seseorang dan hipnotis adalah sebuah kemampuan untuk menyusun kata-kata agar orang tersebut mau mengikuti yang kita lakukan.
Jadi bisa dibilang apa yang kita lakukan di dunia ini karena apa yang kita sebut bermoral dan tidak bermoral berasal dari NLP ini.
Agama adalah NLP dari tuhan jika engkau percaya tuhan. Dan nabinya adalah ahli hipnotis dalam menyampaikan NLP yang tuhan ingin sampaikan.
Ketika kita mendengar kata hipnotis maka kata tersebut terdengar negatif karena membuat seseorang melakukan apa yang tidak ingin mereka lakukan. Tapi sebenarnya tidak, hipnotis hanya meyakinkan seseorang apa yang sebenarnya mereka ingin lakukan dari dulu.
So, bisa dibilang dari sejak awal manusia ingin percaya tuhan…nabi datang membawa janji tersebut dan hasilnya manusia memiliki tuhan di dalam dirinya. Sesuatu yang mereka ingin percaya dari dulu.
Tapi mempercayai sesuatu yang mereka ingin percayai tidak selamanya benar2 ada. Misalnya moralitas…apakah benar manusia tidak ingin membunuh sesamanya? Apakah benar perbuatan sex diluar nikah itu tidak benar?
Sejak lahir manusia selalu dibatasi oleh peraturan2…dan mereka terus hidup dalam peraturan yang mereka sendiri buat…
I challange you to think twice the rules our ancestor have made…
Since rules are only NLP created by man…and our parents and teacher are only a good hypnotherapy…
About a bridge
“Water under the bridge” -old phrases about problem that have gone by-
“We will cross the bridge when we get to it” -old phrases about the problem we shouldn’t think of until it has become a problem-
“Sometimes in life..you have to know which bridge to cross, and which bridge to burn” -the international-
Sometimes in life you should know when you should burn a bridge…and when to cross a bridge… -my true story of life-
Day 2 trip to singapore from KL
Malam ini gue on the train to singapore…estimated time arrival gue jam 9 pagi…kurang lebih dalam waktu 12 jam ini gue bakal ada di kereta terus…
Dan blackberry gue sepertinya dah menyerah untuk hidup lagi batterynya tinggal 5%…besok pagi gue kmbali menjadi commonner tanpa blackberry…he3…
Hari ini nothing special selain gue ngeliatin bangunan kuno malay yang bentuknya sangat british dan big ben…jadi sebel kenapa kita gak dijajah british aja…ha3…udah dijajah masih aja milih…kayak bisa milih aja sih…
Hari ini dari pagi cuma keluar masuk mall aja…
Ngeliatin si twin tower…
Dan saat ini gue lagi kangen banget sama orang yg 2000km jauh banget dari gue…
This is my last note for this trip…trip ke sin dah cukup sering so nothing special…except kali ini less mall time more national history…
Btw, kalo ditanya apa rasanya tidur di kereta…jawabannya adalah gak enak karena sangat goyang…kereta itu dibagi 2 kabin…atas dan bawah…kabin atas secara fisika memiliki guncangan lebih dibanding dibawah…dan gue ada di atas itu…he3…
PS:
Makan es kaba turki khas turki…damn enak betul ituuuu…sangat lembut…ntah diapain susunya…
PS2:
Malaysia gak seperti bali yang industri pariwisatanya meningkatkan perekonomian middlenya…tapi jelas merek seperti vincci head to head dengan merek charles and keith…atau zara head to head dengan local mereka seed…atau giordano heat to head dengan pdi…cukup diacungkan jempol…karena di indo belum ada merek lokal yang seberani mereka…
PS3:
Keluar di woodlands untuk passport check point…gilingan gue di stop aja karena muslim…hweleh…muslim indonesia ke singapura lwat malaysia….gimana mereka gak parno coba…
1st trip KL
Hari ini jalan ke KL for the very first time. First impression KL. Kayak Jakarta tapi jauuuuuh lebih terawat, jauh lebih bersih, dan jauh lebih baik mass transportationnya.
Sama kayak jakarta macetnya (kayaknya), sama gak praktisnya kayak jakarta yang jauh2 tempat hiburannya.
Mobil nasional mereka….proton…banyak dimana2…mulai dari seri waja lama sampe baru…mulai dari seri mobil sangat murah bekas dan dekilan sampe dengan yang paling canggih…I wish indonesia punya mobil nasional yang emang beneran murah kayak proton…
Hari ini gue nginep di bukit bintang…mungkin kayak daerah kemang jakarta tapi dengan mall yang gede2 dan transportation yang lebih baik…kalau dah pernah ke orchard seperti itulah bukit bintang…
Unlike jakarta disini banyak banget vending machine…kalau minuman standarlah ya…tapi juga ada vending machine pulsa…now that is a great thing…kalo aja di indonesia vending machine gak suka dikerjain sama orang…mungkin kita dah punya mesin seperti itu…
Anyway, until now masih belum amazed sama tempat ini…banyak banget btw orang arab disini…katanya banyak juga orang iran…kabur kali yah dari negaranya…he3…
PS:
Cewek KL lebih jauh banyak yang lebih cantik dari cewek medan dan singapore…tapi tentu gak ada yang bisa ngalahin kecantikan cewek-cewek di jakarta…
Written on KL 17 juli 2009
How easy making bomb in Indonesia?
Indonesia, a great nation with its most diverse culture and seperated island.
Lately we have our own crisis ranging from economic crisis, health crisis from swine flu, and lately bombing crisis.
This morning there are two explosion. One near JW Marriot Kuningan and other near ritz carlton Mega Kuningan. Kuningan is a high class business district and ambassador office in Indonesia.
This noon there is another bombing tooks place in muara angke.
It makes me wonder, how easy it is making bomb in Indonesia?
Who the one orchestrated this bombing and for what purpose?
There is no limit!
There is no limit in telling lies…
UU ITE Berbuah Korban
Beberapa waktu lalu ketika UU ITE dikeluarkan saya pernah menulis mengenai UU ITE di blog ini. Dan kali ini seorang perempuan bernama prita yang menjadi korban. Apakah anda besok? Please stop this nonsense…
Prita: Saya Pengin Pulang…
?
Koleksi Keluarga
Prita Mulyasari (32) bersama putranya, Khairan Ananta Nugroho (3), dan putrinya, Ranarya Puandida Nugroho (1 tahun 3 bulan). Kenangan indah ini direkam sebelum Prita ditahan di LP Wanita Tangerang karena e-mail pribadinya tersebar dan dianggap mencemarkan nama baik
?
Rabu, 3 Juni 2009 | 02:58 WIB
Iwan Santosa dan Neli Triana
?
Dunia maya mengubah wajah dunia, e-mail hingga Facebook menjadi sarana untuk menciptakan masyarakat madani. Namun, di Indonesia, ibu muda bernama Prita Mulyasari (32) justru dipenjara karena curhat melalui e-mail….
?
Berkerudung, dipadu celana jeans dan memangku dua bocah cilik berwajah ceria. Itulah sosok Prita yang dapat dilihat pengguna internet di seluruh dunia. Prita bukan sekadar sosok ibu rumah tangga di sebuah negara berkembang.
?
Prita adalah satu dari sekian juta orang Indonesia yang memiliki kesadaran berinteraksi di dunia maya. Sayang, kesadaran berinteraksi di dunia maya justru menjerumuskan Prita ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita Tangerang, Banten.
?
Sejak 13 Mei 2009, kehidupan Prita sebagai ibu dua anak balita sekaligus karyawan dicabut begitu saja. Semua berawal dari e-mail pribadi yang dikirim pada 15 Agustus 2008 berisi keluhan Prita atas layanan di Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutra, Tangerang.
?
?Tanpa pemberitahuan akan ditahan, saya dijemput petugas kejaksaan dan tidak diizinkan pulang kembali untuk berpamitan dengan anak-anak. Hingga kini anak-anak diberi tahu saya sedang sakit. Mereka tidak tahu ibunya dipenjara,? kata Prita diiringi isak tangis saat ditemui di LP Wanita Tangerang, Selasa (2/6) siang.
?
Hari itu genap tiga minggu dia dibui karena dianggap melanggar Pasal 310 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 27 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ancaman pidana Pasal 27 Ayat 3 UU ITE itu tidak main-main. Ibu rumah tangga penulis e-mail itu diancam penjara hingga enam tahun!
?
Benang kusut bermula dari tersebarnya e-mail pribadi itu yang akhirnya beredar luas di dunia maya. E-mail itu antara lain menceritakan pengalaman Prita yang merasa tidak mendapatkan informasi pasti atas pelayanan medis di RS Omni Internasional.
?
?Ada beda informasi mengenai hasil tes laboratorium saat dirawat di sana. Saya malah mengalami bengkak di tangan, muka, dan mata dan tidak sembuh setelah dirawat empat hari. Akhirnya keluarga memaksa saya dipindahkan, dirawat di sebuah rumah sakit di Bintaro,? kata Prita menjelaskan awal persoalan, yang sebagian dituangkan di dalam e-mail yang dianggap bermasalah itu.
?
Merusak nama baik
?
Pengacara RS Omni Internasional Alam Sutra, Risma Situmorang, mengatakan, Prita telah merusak nama baik kliennya. Menurut Risma, RS Omni pernah meminta Prita menarik pernyataannya yang tertulis dalam e-mail dan beredar di beberapa mailing list. Namun, hal itu tidak dipenuhi Prita. Akibatnya, kliennya mengajukan tuntutan sesuai dengan hukum yang berlaku.
?
?Orang berhak menggunakan haknya, tetapi jangan sampai melanggar hak subyektif orang lain. Ini yang mendasari laporan pidana dan gugatan RS Omni kepada Prita,? kata Risma.
?
Demi membela nama baiknya, selain mengajukan tuntutan hukum, manajemen RS Omni terpaksa membuat surat klarifikasi bantahan melalui dua surat kabar nasional, yaitu Kompas dan Media Indonesia, pada 8 September 2008. Klarifikasi itu secara spesifik menanggapi e-mail Prita yang dikirimkan ke beberapa teman pada 15 Agustus 2008.
?
Prita dijerat pasal berlapis, yaitu Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik dengan ancaman hukuman 1,4 tahun penjara, Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik secara tertulis dengan ancaman 4 tahun penjara, serta Pasal 27 Ayat 3 UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.
?
Selanjutnya, pada 11 Mei 2009, Pengadilan Negeri Tangerang memenangkan gugatan RS Omni. Putusan perdata menyatakan Prita terbukti melakukan perbuatan hukum yang merugikan RS Omni. Hakim memutuskan Prita membayar kerugian materiil sebesar Rp 161 juta sebagai pengganti uang klarifikasi di koran nasional dan Rp 100 juta untuk kerugian imateriil.
?
Prita, warga Vila Melati, Serpong, Tangerang, ini mengajukan banding dan akan kembali ke ruang sidang pada 4 Juni mendatang.
?
Hak paling dasar
?
Anggota Sub-Komisi Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Nur Kholis, saat mengunjungi Prita, menyatakan, persoalan antara Prita dan RS Omni kalaupun ada merupakan masalah hukum perdata. E-mail yang ditulis Prita merupakan bagian hak paling asasi seorang warga negara dan manusia di sebuah negara beradab.
?
?Kalau dianggap ada persoalan hukum, harus dibatasi pada ranah perdata. Yang lebih penting lagi, keberadaan e-mail adalah salah satu sarana untuk kebebasan mengemukakan pendapat bagi warga negara yang dilindungi konstitusi dan piagam HAM dunia. Tidak pada tempatnya tindakan hukum pidana dalam persoalan ini,? kata Nur Kholis.
?
Nur Kholis menegaskan, kasus Prita bisa menjadi preseden buruk atas penegakan HAM dan demokrasi di Indonesia.
?
Aktivis blogger, Iwan Piliang, seusai mengunjungi Prita menyatakan, sudah ada 15.000 dukungan di Facebook terhadap Prita. ?Aturan yang dikenakan kepada Prita sangat bertentangan dengan norma hukum yang berlaku di dunia. Undang-undang di Indonesia justru dibuat untuk menekan warga,? kata Iwan Piliang.
?
Prita, ibu dari Khairan Ananta Nugroho (3) dan Ranarya Puandida Nugroho (1 tahun 3 bulan), menunggu jalan panjang menanti ke mana ?Pedang Damocles? diayunkan. Sejak ditahan, kedua anaknya kehilangan sentuhan ibu dan kini diasuh oleh ayahnya, Andri Nugroho, yang bekerja di perusahaan asuransi.
?
?Saya pengin pulang. Saya ingin dekat dengan anak-anak,? kata Prita sambil terus terisak.
?
Prita yang dibui adalah potret kelas menengah yang diharapkan menjadi agen perubahan damai sebuah bangsa Indonesia yang konon sedang bereformasi….





