Catatan Perantauan Asahan I
Jadi ceritanya begini, perusahaan gue tercinta melempar gue lagi ke kota kecil yang pernah gue tempatin sebelumnya di Medan waktu dulu. Ayo tebaaaak. Dimanaaaaaa. Tepat, Tanjung Balai Asahan.
Kota Tanjung Balai Asahan ini merupakan kota yang cukup kecil, memiliki kios di sepanjang inti kotanya dan terdiri dari 3 jalan protokol. Saya lupa jalannya apa pikun euy. Yang pasti kalo nyari mall disini gak ada, mo nyari angkot rada susah, tapi bentor (becak motor) banyaknya minta ampun. Setiap hari terdengar suara burung wallet tapi selidik punya selidik ternyata suara wallet ini gak berasal dari wallet beneran. Tapi dari loudspeaker di sepanjang tengah kota untuk memanggil wallet-wallet yang berterbangan. Kalau malam tiba suara loudspeaker itu mulai menghilang tergantikan suara jangkrik malam. Kotanya tenang, pembawaan orang-orangnya pun lebih tenang dibandingkan Medan yang berisik dan hingar bingar.
Udara kotanya agak lembab meski siang hari tidak kering seperti bekasi atau Jakarta, meskipun panasnya kata orang sangat panas buat saya biasa saja. Coba saja tinggal di Bekasi, lebih parah ditambah dengan debu tanah merah yang bertebangan kemana-mana. Di kota Asahan ini jauh lebih nyaman dibanding Bekasi. Bau udaranya penuh dengan bau amis dari ikan yang mungkin ditangkap di tepi laut. Kota ini adalah kota pelabuhan, namun sampai sekarang pun belum tahu saya apa ada perdagangan illegal di kota ini. Katanya dulu banyak perdagangan illegal untuk baju bekas dan sembako.
Air kota ini tidak terlalu bagus, keruh dan gatal dikulit. Makanan kota ini cenderung sangat murah dibandingkan di Medan. 2 Ayam Goreng dan 2 Nasi hanya 8000 rupiah. Nasi Goreng dan Milo hanya 10000 rupiah. Berbeda jauh dibandingkan dengan Medan. Tapi kota ini penuh dengan orang-orang yang ramah.
Saya ini terus terang bukan orang yang pandai bergaul, 24 tahun 11 bulan (Ups bentar lagi ultah…Pulang ah ke Jakarta kalau boleh) masih juga belajar bagaimana caranya menjalin hubungan dengan orang lain. Memang saya sadari berteman itu tidak semudah berteman di facebook. Tapi tetap buat saya berteman itu suatu hal yang rumit dan sulit. Dari kecil saya memang lebih suka sendiri dan memang beberapa tahun terakhir ini saya menchallange diri saya sendiri untuk mendapatkan teman sebanyak mungkin.
Memasuki kantor bos saya, ada 3 pesan yang dia berikan ke saya. Menurut saya pesan yang paling penting adalah “Jangan hanya menjadi handai taulan” (Handai Taulan itu Cuma dikenal doank gak kenal deket). Pesan yang menurut saya benar, dahsyat namun paling sulit saya lakukan karena memang terbiasa hanya menjadi Handai Taulan untuk orang lain. Boro-boro, sukur-sukur diinget. Lah wong biasa ditinggalin dilupain ama temen sendiri. Saya pun sampai sekarang masih mencari cara untuk self branding diri saya biar tidak dilupakan.
Dulu saya melakukan self branding dengan mencat rambut saya. Dengan begitu orang mudah mengingat saya. “Itu loooh yang rambutnya kuning” “Ituuu bule buleee” Walhasil orang lumayan inget ke saya, tapi setelah itu semua dihapus mereka lupa saya. Waduh!
Satu dari banyak hal yang harus saya ubah pertama kali itu adalah berubah menjadi supel. Masa 5 tahun mencoba menjadi yang lebih baik masih tetep gak jauh lebih baik sih?
PS:
Maaaak….
Kangen Rumaaaaah….
PS2:
Jauh-jauh ke kota orang kalo gak sukses juga makan ati!
Fightooooo~ Ough!
Renungan Malam
Jadi ceritanya gue lagi kembali ke jakarta…
To my old desktop to my old rooms….
Disinilah gue menjadi gue yang sekarang….
Disinilah gue berhasil banyak menulis artikel sendiri….
Disinilah gue berhasil menyelesaikan skripsi gue….
Disinilah gue biasanya menulis blog gue ini….
6 tahun yang lalu gue keluar dari sma 8…
6 tahun gue pisah sama temen-temen gue di sma….
Cuma untuk lebih tau mereka lebih baik dari gue….
Banyak yang kuliah di luar negeri bahkan menetap di luar negeri….
Gue sendiri ngapain?
Bahkan gak sampe 2 bulan yang lalu gue cuma Supervisor Business Dev. di perusahaan kecil…
Dengan gaji minim dan kondisi kerja yang buruk….
What the fuck I’ve been doing wasting my time….
2 bulan yang lalu gue meninggalkan pergaulan online gue….
Cuma untuk mengetahui beberapa temen gue berasa jadi artis….
Cuma untuk mengetahui kenarsisan mereka yang sangat mulai berlebihan….
Beberapa menjadi diinginkan karena merekah merona dan berkembang….
Beberapa lainnya menjadi usang, tua dan di tinggalkan….
Masih berpikir ketenaran itu penting?
Apa yang kalian lakukan?
PS:
Gak jelas banget gue….
Sibuk bikin gue bego….
Gak ketemu kamar gue bikin gue idiot….
Ada apa?
Ada lelah di hati…
Ada rindu di dada…
Ada sedih yang menyapa dunia….
Ada tawa yang riang….
Ada sakit di jantungku…
Apakah ada cinta di hatiku?…
PS:
Hei kamu yang sembunyi di dalam hatiku….
Sebenarnya aku benci begini….
Tapi sekarang aku dan kamu sama-sama tidak tahu…
Apa mau ku dan kamu….
-Me, Fighting the Three Shadow-
Akhir akhir ini…
Akhir-akhir ini pengen nulis tapi gak ada internet…
Gilirannya di depan internet…Ilang deh kepengen nulisnya…
Pas pengen nulis serius, diliatin ama orang jadi grogi terus ilang lagi deh….
Dateng pagi-pagi ke kantor buat nulis blog… Egh malah distracted ama hal lain….
Pengen nulis malem tapi dah kecapekan….
Kadang rasanya pengen stop…
Emang sepertinya kurva pembelajaran dan kesibukan itu berbanding terbalik….
Orang sibuk lupa belajar….Orang belajar lupa sibuk….
Akhir-akhir ini hidup gue roller coaster abis….
Akhir-akhir ini saya merasa dungu…
Akhir-akhir ini….
Akhir-akhir ini ada Gath Cielers….
Visi Egaliter di dalam cielers.net masih kentel….Saya seneng ternyata masih banyak begitu orang yang perduli dengan kesejahteraan orang lain tanpa memperdulikan benefits dari dirinya sendiri….
Egaliter Cielers.net masih kuat….
Sebuah rumah kecil…
Dengan keluarga yang kecil….
Yang mungkin bisa kita semua sebut rumah…
Itulah Cielers.net…
Akhir-akhir ini saya perlu tamparan dalam hidup….
Akhir-akhir ini juga saya mencoba menampar diri saya sendiri dengan menghubungi mantan pacar…
Kurang tamparan apa yaa dalam hidup…
Akhir-akhir ini Datar….
Akhir-akhir ini Begitu-begitu aja….
Akhir-akhir ini Kesepian….
Mungkin begini kali yah jadi nasib anak perantauan….
Bener-bener akhir-akhir ini gak ada yang bisa disebut rumah….
Bener-bener butuh tempat bersender akhir-akhir ini….
Akhir-akhir ini aku kangen “rumahku”
Disini Akhir dari pembicaraan ini sepertinya…
Falling too Fast to be safe!
I am falling out of my life…
Like the way water falling out of one full cup…
My life is falling that way…
Overflowing with things bigger than myself….
I lose everything…
I am strangled by anonymous creature…
I am falling too fast to be safe…
I jump of the plane without a parachute….
I try to be selfish…
I try to be considerate….
I try to be real….
And I am falling….
PS:
DAMN!
Stupid Epiphany
Housing in Medan
Well, I gotta tell you the truth…
Ini pertama kalinya gue jadi anak kost!
Waktu di UI, gue mikir2 ngekost ama jalan rumah dari bekasi murahan kalo bolak balik….Ngekost di UI perlu 350k-550k…Dimana cuma diperlukan 10k per hari untuk bolak balik dari rumah-kampus….Walhasil saya milih bolak balik lah meski tua di jalan (4 jam perjalanan bolak balik)….
Tapi milih kos sekitar kampus enak…Banyak! Gak perlu pusing kendaraan pasti ada banyak yang disekitar kampus…Milih kos di Medan ini susah….
Hari ini gue nyari kosan bareng ama tukang becak….Yah walhasil gue nyari kosan ke slum sector lah yang masak masih di depan rumah pake kayu (bukan pake minyak tanah)….Weleh!…
Anehnya harga kosan antara 100k sampai 150k…untuk fasilitas yang kacaw begitu….(Bukan rumah itu sepertinya….sisa semen rusak ato dinding bekas di ancurin dijadiin papan…
Terus ngeliat rumah yang gak di kasih lantai….gak wajar banget hidup disitu harganya 400k….Ini semua letaknya dipinggiran kota….seperti tebet…
Masuk ke tengah kota gue nyoba nyari tempat di asthma center (jangan tanya kenapa asthma center mau nerima orang seperti gue yang cuma nyari kos2an….mungkin karena gue mantan asthma-er…hehehe)…Disitu letaknya tengah kota tidak pake ac…kamar mandi dalem tapi sharing ama sebelah…harganya 1jt…WEW!
Kos2an di tebet aja udah bagus banget kamar mandi dalem, parkir luas dan berAC aja 2jt…Ini medan masih banyak tanah kosong kok dah semahal itu ya?…
Ada saran dimana gue seharusnya ngekos dimedan?
Kantor gue di jl. Diponegoro di gedung bank danamon…
Please help yak kalo ada yang tau tempat lain…
Sementara ini gue jatuh hati ama kosan yang punya temennya nyokap gue di jalan ahmad-dahlan/imam bonjol…letaknya lumayan deket sama kantor…harganya probably around 1- 2jt…gak termasuk cuci baju…
Jadinya kalo ada yang lebih bagus kasih tau aja ya….
An Update from My Live
So, here’s some few things I’ve changed in my life
1. Changing Jobs
2. Changing city where I live. Btw, I am in Medan writing this blog
3. Working on Idea for new website project
I still have the same girl though….and never expecting it to change…..
PS:
Since I am changing jobs to a far more bigger company in telecommunication industry. I should make an announcement regarding my writing.
Hereby I announce that everything I said on this blog is never related to the job that I am doing or the company that recruiting me. Every writing on this blog coming from my personal point of view.
PS2:
Thank you for everyone that helping me in Medan,
1. Thanks to Mba Iin (yang dah dari dipesawat dah ngasih email untuk menghubungi sodara dia disana) and Family (Mas Imo dan Mba Feni yang dah mo bantuin nyari kosan)
2. Thank to Mba Connie yang dah dari di pesawat udah ngasih nomor temennya di medan Mas ULUL, thanks dah mau mensibukkan diri dan menjadwalkan untuk mencari kosan hari senin besok.
3. Thanks to Mr. Ardhyo Adli yang sudah menjadi a good friend dan susah2 ngebantu nyariin kosan dan ngajarin budaya di perusahaan baru meskipun dia tidak ada tanggung jawab terhadap gue.
Marquee - High and Mighty Color Getting Married
Some of you might know that I’m a total fans of Marquee (not the high and mighty color though)….
Okay, I never admit it to people….You know how people judge about some girl fan boy…but she is cute….Have a look

Well…I kinda didn’t know that actually maki is cheating on me by saying she is single and not dating her partner yusuke in the high and mighty color band (tee hee)….Hearing her getting married itself give me a whack to my head….I never thought she is going to become a trophy wife by marrying a 50 years old grandpa from the band dreams come true….It is probably one Dreams Come True for Masato Nakamura…
Damn you Grandpa…
PS:
“Jitsu wa, boku ga suki yo anata to shabetanda. Demo naisho da yo!”
Gaaa~h…
Boku ga mecha mecha ureshiiiiii~
Doki doki doki doki….
Good Morning World
I feel the wind coming from my window
The smell of the dew fills the universe
A day has started all over again
I realize the world has gone renew
Yes I’m sad on how I can’t meet yesterday
And how my ages have passed through the hour glass
But I feel somehow today will be great then yesterday
So I sing my song, release my breath, and march the day
With this writing I shout to the world
Something that I shout silently every morning
Good Morning to A new Beginning
Good Morning World
PS:
Today I was awaken from my nightmare sleep…..
And that dream as if reminding me that I should have awaken from my nightmare reality a long time ago….
Blind folded by the feelings distracted by own comfortness to stay asleep….
This month I’ve made a lot of drastic change in my life….
Set me free in a very morning world….
A world where I cannot predict what will happen…
A world where life is at its beginning….
PS2:
D’Cinnamon - Semua Yang Ada
Jauh hari ku merasa
Kau nanti pasti jadi milikku
T’lah terjadi semuanya
Kuyakin kau nanti disisiku
Tak peduli apa kata yang lain
Hati ini hanya ingin dirimu
Dan kini maafkanlah ku
terlanjur ingini
Terlanjur sayangi semua yang ada
Sudikah kau terimaku
Terlanjur sayangi
Terlanjur ingini semua yang ada
di dalam dirimu
Kuterima keputusanmu
Tak akan ku tak akan menyesal
Kuakui kupaksakan
Ku bukan manusia sempurna
Tak peduli apa kata yang lain
Hati ini hanya ingin dirimu
Oooo.. andaikan ku bisa
berpaling dari dirimu
Oooo.. lemas hati ini
Jika aku harus memilih lagi
Momentum apa sih yang dicari?
Ada perkataan yang dari kmaren mengganjal yang terus dikeluarkan salah satu menteri kita, bahwa kita terus disuruh menjual BUMN. Katanya, “Momentum Privatisasi Jangan Sampai Lewat” Momentum apa sih?
Kenapa gak pernah kepikir momentum untuk meningkatkan kinerja dair perusahaan yang dipikir?
Kenapa malah mikirin momentum buat jual…Hmmm…ada yang gak bener disini….
Atau dia keceplosan?
Bahwa momentum yang tepat untuk dirinya karena dah diakhir masa jabatan 5 taon mau mencari duid buat kampanya nanti makanya momentumnya pas buat jualan BUMN biar dapet duid banyak penghabisan sebelum gak ngejabat lagi?
Orang tua jaman sekarang…
Mainan Politik
God Knows Dah apa yang dipikirkannya…
Masalah Pada Pengidentifikasian Masalah yang Salah
Melihat dari judulnya saja mungkin kebanyakan dari kalian bakalan setres dan bingung mengartikan “apa sih yang sebenernya si rumit Zhar pengen katakan kali ini?”
Tapi percaya deh ini penting. Penting bagi kalian yang tidak pernah merasa puas dan letih dikejar sebuah perfeksionisme hidup. Tidak pernah puas akan harta. Atau bahkan bagi kalian yang suka merasa phobia akan sesuatu.
Seperti banyaknya anak kecil kita selalu malu akan sesuatu hal yang baru. Sesuatu hal yang baru selalu di identifikasikan menjadi masalah oleh kita. Berkenalan dengan orang baru menurut kita masalah. Bahkan ketika kita kecil digendong oleh orang lain pun menjadi masalah oleh kita. (mungkin dari sini kita bisa tau kepribadian si anak bakal cuek uncontrolled atau bahkan sangat introvert)
Segala reaksi kita akan sesuatu sebenarnya sangat tergantung dengan pengidentifikasian masalah yang kita lakukan sebelumnya. (-buat yang rajin ngikutin blog gue. ada diblog lama gue di fs tentang problem identification and decision making, cuma ntah linknya yang mana. Ha3)
Seseorang yang memiliki phobia akan semut mengidentifikasikan semut sebagai sebuah masalah. Sedangkan orang yang tidak memiliki phobia tidak melihatnya sebagai masalah. Kenapa? Kenapa ini menjadi masalah bagi seseorang dan seorang lainnya tidak?
Ada dua tipe orang di dunia ini, yang pertama adalah orang yang percaya bahwa segala sesuatu masalah dan kesuksesan datang dari luar. Dan ada juga yang berpendapat bahwa segala masalah dan kesuksesan datang dari diri sendiri. Sekarang kita lihat semut. Seorang yang phobia mengatakan masalah ada pada semut. Dan orang yang melihat mungkin akan mengatakan “Elo kali yang bermasalah ama semut!”
Beberapa orang pintar dalam mengidentifikasikan masalah. Yang lain tidak dan menjadikan segala sesuatu menjadi masalah.
Banyak orang jaman sekarang setres gara-gara mudah menjadikan sesuatu menjadi masalah,
Tidak punya uang untuk beli cosmetic menjadi masalah
Tidak punya uang untuk beli baju menjadi masalah
Tidak punya uang untuk pergi ke salon menjadi masalah
Dan banyak hal lainnya lagi.
Kalau ditanya,
What are you going to be?
Becoming an action (the one that declare and identify the problem by yourself)
Or just a reaction of something or someone (the one that becoming a victim of a situation defined by others. Even your problem identification are decided by them)
PS:
Some men pray for miracle
Other fight for a miracle to happen
What are you?
Blood Type Comic Part 2
(Read Komik Golongan Darah Part 1 for more explanation)
I really wonder who made this stupid cute comic….I really want to know….Anybody know the source of this comic please let me know….
The first comic tells you about how AB thinks differently, actually in my life I rarely meet AB so I really didn’t know whether this would be true or not.

The second comic is about how he thinks themselves in the crowd. A define as a low back guy, B is prefer to be in the center of attention, O is the kind of people who can’t find his place in the crowd, and AB considered as weird guy who is antisocial and prefer to play with his own mind

The next comic is defining how blood type are different in handling problem, A defined as dilligent people and truly working what she asked, B defined as the guy that don’t take serious in his job and concentrate on end results, O defined as a procrastinator, and AB defined as an ass…hahahaha….

The Fourth Comic is describing how people with different blood type expressing about other people. A is described as the type of people who always care about self image and others image. B described as an ignorant toward this kind of things. O is described as a fast speaker. and AB described as the rationalist among them with ruthless ego.

The next comic describe how bloodtype different when driving a car.

The next comic describing how every bloodtype different in time management.

The next comic is one very interesting comic about how different bloodtype think differently in one problem. A define as one person that is always serious about something, B is define as the wild, O is the type who always agree in front of others but actually thinking differently when nobody is around and AB is the biggest ass…hahahahaa..

This last comic describes how different blood types differ in complaining.

I guess that’s a wrap.
Some in this picture are ridiculously true.
And some are something I haven’t think of.
So what do you think?
Is it true?
Which comic you think is true?
Komik Golongan Darah Part 1
Actually i found this comic in kaskus.us…
Sebagai pembuka gue bakal menjelaskan tentang theory yang dijalankan oleh Peter D’adamo,
Peter membagi diet menjadi 4 sesuai golongan darah. Golongan darah dikategorikan sebagai berikut:
- O adalah golongan pertama yang ada di muka bumi. Pemilik golongan darah ini adalah tipe hunter yang pertama kali memijakkan kakinya di muka bumi dan belum mengerti bagaimana cara mengambil makanan dari pohon
- B adalah golongan kedua yang muncul dan ketika manusia telah menjadi nomaden karena sudah bisa mengexploitasi alam
- A adalah golongan ketiga yang muncul ketika manusia sudah bisa bercocok tanam dan menetap disuatu tempat.
- AB adalah golongan darah terbaru yang gak jelas kapan munculnya. dan merupaka intermediasi dari A dan B.
Selain itu juga orang jepang memiliki kepercayaan terhadap Golongan Darah sebagaimana orang yunani percaya bahwa star sign mempengaruhi kebiasaan seseorang sebagaimana pula orang cina percaya bahwa tahun kelahiran (shio) mempengaruhi kebiasaan dari Individu.
Orang jepang percaya sebagai berikut
- A orang yang serious, creative, tenang dan dapat menggunakan inderanya dengan baik namun terlalu demanding dan terlalu serious
- B orang yang liar, gak bisa diem dan selalu ceria namun selfish, arogan, dan tidak bertanggung jawab
- AB orang yang dingin, terkontrol dan rational namun tidak dapat memilih dan kritis
- O adalah orang yang suka setuju ngikut aja, mudah bersosialisasi dan optimis namun tidak memiliki kepribadian, tidak terlalu peduli dan kejam
Mungkin komik berikut di post selanjutnya adalah paduan dari penjelasan gue diatas
Relevant Writings to this article
http://en.wikipedia.org/wiki/Blood_type_diet
Photoblog fX: AtmostFear
Well this is not actually a photoblog actually a blog without the post. Since my brother had post AtmostFear in his blog
Pertama baca ini dulu, websitenya ade gue. Disini
This is the AtmostFear photo through a glass floor.
This is one scary floor

You can see directly from seven floor to first floor. My girl will be screaming if she sees this on her tip of her shoes

That’s the hole to speed hell.
On top of it there’s monitor and motion detector sensor to determine whether it is clear or not to slide.

PS:
There is one basic cheat rules that my brother didn’t cover.
First, XXI Platinum CAN be used for the lottery.
Second, You CAN buy a lot of things at Carrefour in different receipt to enter the lottery.
Third, At Least go with five lottery at the same time. Don’t go through it one by one five times. Since 5 is the highest possible to enter lottery and yet giving the chance to enter AtmostFear its highest.
PS2:
Please don’t go to fX.
I like it uncrowded.
Please? ![]()
Upgrade and Downgrade of Marriage
Every Marriage most of the time coming with one tiny little problems. Well, actually it depends on how you see things. Financial Problem.
Bahkan orang yang paling gak perduli sama uang pun sering memiliki masalah setelah menikah. Temen gue yang setelah menikah jadi gak bisa beli barang sembarangan. Harus nabung buat anak. Harus berhenti merokok buat susu bayi. Some others malah tambah parah kerja banting tulang buat ngidupin istri dan biaya kelahiran anak. So, If you are married and you’ve got no financial problem. You better be grateful for that.
Ada yang bilang sebenernya nikah bukan buat cari kesenangan. Emang bener sih, malah cenderung cari susah.
Untuk itu didalam hal ini ada downgrade dan upgrade dari pernikahan.
Kemaren gue nanya Dina (Bapuk), lo sendiri gimana din? Apakah bakal ada downgrade dari pernikahan?
Dia Jawab,
“Beda prioritas”
“Menikah dan nantinya punya anak itu sudah menjadi upgrade”
(Maksudnya emang secara financial pasti downgrade, tapi prioritas dia bukan di financial. Tapi di Value of Life Experience yang akan dia jalani)
Seorang teman lagi yang pesimistis akan pria mengatakan bahwa dia gak perlu pria dia cuma perlu bayinya. Tapi terkadang gue suka ngeliat dia ngerasa kesepian kalo gak ada pria.
Seorang teman lagi mengadopsi bayi karena lucu, sekarang berumur 7 bulan bayinya dan still single (by marietal status) but in a relationship.
Knowing this reality, will you still be married?
PS:
Lagunya Mr. Children hari ini bener2 menyentuh. Hebat neh yang bikin lagu ama lirik.
What is the most beautiful color?
What is that which shines brightest?
I searched for the perfect gift
while imagining what would make you happy
we say we want to find our “true selves”
we say we want to know the “meaning of life”
when I hand (this gift) over, I hope it up and solves those riddles
i hope you’ll accept it.
For the longest time, I’ve been holding on tight to it,
hoping to give it to you
so it’s gotten all crumpled, and the color is so different now
i can’t even flatteringly describe it as pretty.
we find ourselves presented with tough problems
“Answer with black or white”
with the wall we’ve run smack dab into before us
we’re not sure what to do
we may not know what to do but…
In between black and white there are infinite colors
and it’s there that I search for a color that suits you
once i’ve given it a gentle sounding name
then, I will give that most beautiful color to you.
even if we arrive at the edge of the horizon,
a new horizon stretches on from there
I ask my heart
“Ready to call it quits?”
and I heard it say back
that it wants to keep on.
i can still manage carrying this baggage
that suddenly seems to have multiplied
I’ll even carry yours
so come on over,
that alone will lighten my heart.
at the end of an endless journey,
who is “the chosen one”?
even if its not me,
I’m going to keep on running
I’ll keep on running.
the sunlight shines down
which is why there is shade
all of it has a purpose
because each appreciates the other
no matter where we are
we can feel the light.
I send it to you now. I wonder if you’ll like it?
Please accept it. It was because I was with you that I could find it.
It’s I who should be thanking you.
What is the most beautiful color?
What is that which shines brightest?
I keep the gift you gave me, always, deep in my heart
see, how it shines now
it can still shine on.
Translated by: Brian Stewart & Takako Sakuma