Lie To Me ? Notes on Lying Part 2

March 4th, 2009 by Zhar Aditya (0) Good bye Psychosist

Pada chapter kedua buku Telling Lies kita akan diajarkan definisi sebenarnya dari sebuah kebohongan dan beberapa jenis kebohongan.

?

Menurut gue, pertanyaan paling sulit yang manusia akan terus hadapi adalah pertanyaan ?Do you love me??. Pertanyaan yang paling sering diajukan oleh salah satu orang ke orang lain. Beberapa menjawabnya dengan kebohongan, beberapa lagi menjawabnya dengan sesuatu yang tidak benar namun tidak berbohong beberapa lagi menjawabnya dengan kenyataan.

?

Kenyataannya pertanyaan tentang cinta selalu lah dijawab dengan kebohongan. Karena kita gak pernah tau sebenarnya apa yang kita rasa dari orang lain. Kita hanya bisa mengasosiasikan cinta dengan keinginan untuk memiliki, caring for other, nafsu birahi, dan lain sebagainya. Semakin banyak asosiasi yang berhubungan dengan cinta semakin kita menyatakan kita mencintai seseorang. Tapi apakah itu berarti kita berbohong? Tidak! Setidaknya menurut saya.

?

Dari episode di film In Treatment, ketika kita dihadapi oleh pertanyaan yang sulit dan kita tidak mengetahui jawabannya maka kita akan menjawabnya sesuai dengan pertanyaan terarah yang dilakukan oleh orang lain.

?

Jadi bisa dikatakan jujur bisa berarti jujur mengatakan apa yang seseorang rasakan meskipun sesuatu itu tidaklah selalu benar. Misal, para pendeta sebelum era galileo mengatakan bahwa bumi adalah pusat dari alam semesta. Hal ini tidak benar (false) tapi bukan berarti para pendeta tersebut berbohong karena mereka tidak mengetahui hal ini secara benar. Hell, kita gak pernah tau tentang ini sampai Armstrong berhasil kembali menginjak bumi.

?

Jadi, bisa dibilang kebohongan adalah ketika seseorang mencoba untuk mengarahkan orang ke arah yang salah ketika seseorang tahu yang sebenarnya terjadi.

?

Dalam buku ini ada 2 jenis standard basics of lying, yaitu:

1. Concealing (Menyembunyikan)

2. Falsifying (Memalsukan)

?

Seperti yang kita ketahui concealing adalah bentuk berbohong yang paling mudah dan bisa dilakukan kapan saja tanpa sebelumnya memikirkan apa yang harus kita lakukan. Dan yang kedua adalah memalsukan sebuah kenyataan. Sebuah bentuk kebohongan yang memerlukan ekstra cognitive processing.?

?

Dalam berbohong hal-hal yang sulit dilakukan adalah menutupi emosi. Dan itulah apa yang dapat menyebabkan leakage dan clues to deceit. Misal seseorang merasa panik ketika ditegur bosnya dari belakang meskipun dia tidak melakukan hal yang aneh-aneh di Komputernya. Kita bisa tau dia panik, tapi panik itu tidak selalu seseorang berada dalam keadaan bersalah. Dalam film seri lie to me, kita selalu dihadapkan pada kasus. Bahwa setiap orang berbohong bukan untuk menutupi pembunuhan suatu kasus. Tapi terkadang kita berbohong untuk menghindari embaressment (malu) dari pengungkapan kenyataan.

Surprise

Pada episode lain di the leverage ada statement seperti berikut, ?Your eyes shifted to the right (right brain is where the lies is available in most modern science). So anything you?ve said is lie? and then sophie tells him to say, ?Yes I lied. I am not here occasionally I just escaped from my daily life?. Ini adalah bentuk lain dari kebohongan yang paling advance, yaitu mengakui bahwa dia berbohong namun berbohong lagi untuk menutupi apa yang dia bohongi. Sometimes we found out people are lying about something but we never know what they lies about and the motives on lying. People might lie about anything.

?

Dari perjalanan cinta gue. Gue pernah dapet perempuan yang sangat curiga, bahkan most of the time gue harus berbohong whereabout gue. Kadang gue harus berbohong kalo gue pengen ketemu dia. Love is one unique thing. They don?t constantly stays at a value. Dan itu gak berarti gue berbohong untuk melakukan sebuah perselingkuhan. Gue memproteksi relationship gue. Evading berantem. So I might lie but that lie doesn?t always because I feel guilty. Itulah kenapa kita harus tahu apakah ada micro expression gue merasa bersalah ketika gue berbohong.

?

Sebuah kebohongan dapat bocor jika terjadi leakage yaitu salah ngomong mengenai yang sebenarnya atau clues to deceit yaitu perilaku yang menyatakan bahwa seseorang berbohong.?

?

Pada chapter 2 buku ini menyatakan bahwa jika seseorang pitchnya meningkat ketika menyelesaikan sebuah kalimat maka seseorang itu berbohong. Episode 3 Lie To Me menunjukkan bahwa putrinya lightman berbohong dengan menyelesaikan sebuah pernyataan dengan kenaikan pitch. Episode 4 Lie to Me mengatakan bahwa sang bestman berbohong mengenai the groom karena keseluruhan pernyataannya dilakukan dengan high pitch. Episode 4 Lie To Me, mengatakan bahwa ketika ada additional cognitive process because of lying seseorang akan menyatakan seseuatu berulang-ulang dan terbata-bata. Basically, buku ini mengatakan seseorang berbohong jika terjadi keanehan pada tonal voice (baik naik atau terlalu bawah), slip of tongue atau repetition karena additional cognitive process, atau karena facial expression lainnya.

?

PS:

Hwah, gue mulai kepikiran untuk gak ngepublish tulisan gue ini. Takut2nya tulisan ini ngebuat kiamat. People lie because they want to protect something. Themselves atau orang lain.?

?

Ada baiknya kita membiarkan sesuatu itu tetap pada state of illusion.

?

Ps2:

Why I write this?

People remember?

90% of what they?ve teached

Lie To Me ? Notes on Lying Part 1

February 25th, 2009 by Zhar Aditya (7) Good bye Psychosist

?

Ada yang pernah nonton film lie to me?

Lie To Me Cover

Ini bener-bener film paling menarik yang pernah gue tonton. Film ini didasari dari beberapa tulisan berdasarkan hasil research yang mendalam oleh Paul Ekman. Ekman mencoba untuk mengidentifikasi emosi yang dapat dihasilkan oleh Wajah. Ekman percaya bahwa ekspresi muka adalah universal. Dan gestural behaviour tergantung dengan nationality dari setiap orang. Misalnya, Mengacungkan jari tengah mungkin gak berarti apapun bagi anak di afrika atau suku pedalaman irian jaya. Tapi Ekman percaya bahwa ekspresi muka adalah sesuatu yang universal. Raut wajah orang yang sedih, bahagia, dalam kepedihan itu sama buat anak di afrika, orang tua di amerika, banci di papua.

?

Dalam film ini ada dua karakter utama, yang pertama adalah Dr. Cal Lightman. Dia adalah founder dari Lightman Corporation. Sebuah corporation yang meneliti mengenai micro expression dalam wajah manusia. Cal lebih mendalami studi mengenai kebohongan. Bisa dibilang dia adalah hasil karya Paul Ekman di buku ?Telling Lies?. Karakter kedua adalah Dr. Perempuan gue lupa namanya. Dia itu representative dari buku Paul Ekman berjudul ?Emotions Revealed?. Jadi bisa dibilang duo ini, yang satu spesialisasi di kebohongan yang lainnya lebih spesialisasi ke emosi di raut wajah dan jika digabungkan keduanya adalah lie detector yang terbaik. Uniknya, di dunia nyata Paul Ekman punya kerjaan yang sama dengan Dr. Cal Lightman, mereka berdua bekerja untuk pemerintah Amerika spesialisasi sebagai konsultan dari telling lies. Hanya saja Ekman gak pernah bikin corporation besar yang segitunya established dan punya banyak kerjasama dengan pemerintah. Ekman himself bisa dibilang gak terlalu sukses dari setiap presentasinya dengan pemerintah.

?

Deceit atau suatu aksi untuk menutupi kenyataan atau mendistorsikan sebuah kenyataan merupakan suatu hal yang biasa. Dalam buku Telling Lies dari Paul Ekman dijelaskan bahwa Jika saja chamberlain menyadari kebohongan yang dilakukan oleh Hitler maka Perang Dunia tidak akan pernah terjadi. Dari Bab 1 ini kita menyadari 2 hal:

1. Sebuah kebohongan sulit untuk di deteksi karena memang kita berharap sebuah kebohongan itu nyata.

2. Kebohongan yang tanpa didasari oleh emosi akan sulit sekali di deteksi.

?

Dalam film Lie to Me, Dr. Perempuan yang gue lupa namanya itu punya suami. Cal dan salah satu staffnya bisa melihat bahwa setiap kali sang suami mengizinkan diri untuk pergi dari Dr. Perempuan itu dia selalu berbohong. Inilah manifestasi dari pernyataan pertama dari hal itu. Mungkin chamberlain tidak melihat kebohongan hitler karena dia sangat berharap hal itu terjadi. Banyak suami mengetahui secara objektif sang istri berbohong namun tetap menutup mata dan mendengarkan bohong sang istri karena manifestasi hal pertama ini.

?

Sedangkan yang kedua itu adalah kebohongan yang mudah dan tidak penting. Banyak sekali dalam hidup kita harus berbohong karena tidak ingin melukai orang lain. Dan bohong ini tidak punya purpose lain sehingga tidak akan didasari oleh emosi yang lain. Oleh karena itu sebenarnya kita memang tidak harus mendeteksi segala kebohongan yang kedua ini.

Bohong yang paling mudah di deteksi adalah ketika kita menyadari bahwa ada emosi yang bocor dari micro expression di wajah setiap orang. Memang in real life lebih sulit untuk mendeteksi micro expression ini dibanding di film lie to me.

?

In the end, buku ?Telling lies? ini bukan hanya sekedar untuk menentukan apakah seseorang berbohong atau tidak. Tapi juga mencoba mencari tahu alasan dibalik sebuah kebohongan. Dan percaya atau gak, buku ini berguna banget untuk mengenal siapa orang itu sebenernya.

“The Fact that someone lied is not as important as why they lied” – Cal Lightman, Lie To Me S01E01

PS:

Tulisan ?Lie To Me? Terbagi dari 10 Part yang keseluruhannya merupakan manifestasi chapter per chapter pemikiran dari buku Telling Lies. Tulisan Lie To Me ini akan di release setiap hari Rabu jam 8.00 bersamaan dengan hari release film Lie To Me di US.

?

Dan merupakan bagian dari love tips for The advanced

?

PS2:

Another recommended movie adalah In Treatment. Film menarik tentang banyak pasien psychology. Disitu kita bisa ngerti ?karakter? orang. Sedangkan di film ?Lie To Me? kita bisa ngerti banyak tentang ?Micro Expression dan Micro Gestural?

?

PS3:

Karya Paul Ekman ini pencerahan terhadap setiap facial expression yang gue liat. Tonal voices yang gue denger. Gerakan mata yang gue sering liat. Bagaimana additional cognitive processing yang dilakukan oleh raut wajah yang menunjukkan kebohongan.?

?

?

I really fears what in the future we will found!